Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil, di Kota Bandung, Sabtu, 14 Mei 2022. ANTARA/HO-Humas Pemda Jabar
Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil, di Kota Bandung, Sabtu, 14 Mei 2022. ANTARA/HO-Humas Pemda Jabar

Ridwan Kamil Minta Pelaku UMKM Hemat Karbon

Nasional pencemaran ridwan kamil UMKM Perekonomian Indonesia
Antara • 15 Mei 2022 06:51
Bandung: Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil, mendorong pelaku UMKM menerapkan gaya hidup hemat atau rendah karbon. Gaya hidup hemat karbon bisa dimulai dengan memilih bahan baku lokal dalam proses produksi produk UMKM.
 
"Kalau bisa upayakan bahan baku lokal daripada beli impor. Itu sudah menghemat karbon," kata Ridwan Kamil saat menghadiri pembukaan acara Karya Kreatif Jabar (KKJ) dan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2022 di Kota Bandung, Sabtu, 14 Mei 2022.
 
Baca: Erick Thohir Optimistis RI Bisa Jadi Negara Keempat Ekonomi Besar Dunia pada 2045
 
Dalam KKJ dan PKJB keempat yang digagas Bank Indonesia Perwakilan Jabar dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar ini menampilkan produk premium dari 87 UMKM kreatif mulai kriya, fashion, kuliner, dan industri kreatif.
 
KKJ dan PKJB mengusung tema 'Ekonomi Hijau dan Keuangan Inklusif Untuk Percepatan Ekonomi Berkelanjutan'.
 
Dalam kesempatan itu, Ridwan Kamil, menuturkan bahwa ekonomi hijau seringkali disalahartikan oleh masyarakat yang kerap menganggap ekonomi hijau sebagai aktivitas daur ulang.
 
"Tema tahun ini mengusung ekonomi hijau. Saya ingin mengingatkan karena kata hijau ini seringkali tidak dipahami, disangkanya hanya mendaur ulang," jelasnya.
 
Padahal menurut dia, definisi hijau adalah aktivitas manusia yang rendah karbon. Menurut Kang Emil saat ini gaya hidup masyarakat terbilang boros karbon karena masih mengandalkan bahan bakar bensin yang didapat dengan cara mengeruk perut bumi.
 
Volume karbon berlebih mengakibatkan pemanasan global atau efek rumah kaca. Hal ini membuat cuaca tak menentu dan sulit diprediksi, sehingga mengancam ketahanan pangan.
 
"Karbon berlebih membuat cuaca menjadi tak menentu, maka panen susah diprediksi dan bisa mengancam ketahanan pangan. Potensi tsunami juga menjadi tinggi," ungkapnya.
 
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahudin Uno, turut mengapresiasi KKJ dan PKJB 2022. Dalam sambutan virtualnya, Sandiaga berharap semakin banyak pelaku industri kreatif dan UMKM yang mendukung pariwisata di Jabar.
 
"Selamat atas diselenggarakannya Karya Kreatif Jabar dan Pekan Kerajinan Jawa Barat 2022, semoga semakin banyak pelaku industri kreatif dan UMKM dapat mendukung sektor pariwisata," tutur Sandiaga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif