Tim relawan menemukan bagian tubuh yang diduga korban bencana APG Gunung Semeru di penambangan Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (29/1/2022). (ANTARA/HO-BPBD Lumajang)
Tim relawan menemukan bagian tubuh yang diduga korban bencana APG Gunung Semeru di penambangan Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (29/1/2022). (ANTARA/HO-BPBD Lumajang)

Bagian Tubuh Diduga Korban Erupsi Semeru Ditemukan Lagi

Antara • 29 Januari 2022 22:01
Lumajang: Tim relawan menemukan bagian tubuh yang diduga korban awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di lokasi penambangan Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu, 29 Januari 2022.
 
"Di lokasi penambangan Kampung Renteng, Dusun Kendondeli Utara, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro telah ditemukan bagian tubuh jenazah yang diduga korban APG Gunung Semeru," kata Kabid Kedaruratan, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Joko Sambang, saat dikonfirmasi di Lumajang, Sabtu, 29 Januari 2022.
 
Dia menjelaskan, awalnya relawan gabungan sedang melakukan pemantauan daerah aliran sungai (DAS) Gunung Semeru di daerah pertambangan Kampung Renteng, Dusun Kebondeli Utara, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tim mencium bau tidak sedap di salah satu gundukan pasir. Setelah didekati dan dilakukan pengecekan awal ternyata terdapat potongan tubuh dan celana warna biru tua yang tertimbun material pasir," tuturnya.
 
Tim berkoordinasi dengan Satgas Transisi, kemudian dilakukan evakuasi dan pengangkatan bagian tubuh jenazah. Selanjutnya dibawa ke Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD dr Haryoto Lumajang dengan menggunakan ambulans Puskesmas Labruk.
 
"Bagian tubuh jenazah yang diduga korban APG Gunung Semeru diserahkan kepada Tim DVI Polri untuk diidentifikasi," imbuhnya.
 
Dengan ditemukan potongan jenazah itu, lanjut dia, maka jumlah jenazah korban APG menjadi 62 jenazah dan delapan bagian tubuh (bodypart) yang sebagian besar berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polri.
 
Selain itu, pemantauan aDAS Gunung Semeru terus dilakukan oleh TNI, Polri, BPBD maupun relawan untuk memantau naiknya debit air di sepanjang daerah aliran sungai ketika hujan deras turun di kawasan puncak.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif