Wakil Ketua DPRD Jepara, Pratikno (kanan), didampingi wakil ketua lainnya.
Wakil Ketua DPRD Jepara, Pratikno (kanan), didampingi wakil ketua lainnya.

Ketua DPRD Jepara Diadukan Atas Mosi Tidak Percaya

Nasional pelanggaran etik
Rhobi Shani • 17 Mei 2020 19:15
Jepara: Sebanyak 36 dari 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menyampaikan mosi tidak percaya atas kepemimpinan Ketua DPRD Jepara, Imam Zusdi Ghazali. Mosi tidak percaya dilayangklan kepada Badan Kehormatan DPRD Jepara.
 
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Pratikno, menyampaikan mosi tidak percaya dilayangkan, karena Imam sebagai Ketua DPRD Jepara tidak menggunakan fungsi kolektif kolegial dalam mengambil kebijakan dan keputusan. Serta kerap absen dalam memimpin rapat paripurna tanpa alasan yang jelas.
 
“Alasan lainnya, sebagai ketua DPRD ia arogan dalam bertindak dan sering menggunakan kata–kata kotor dan tidak pantas kepada anggota dewan, sekretariat, dan sopir serta mengakui menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan keluarga,” beber Pratikno di Jepara, Minggu, 17 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Surat kepada Badan Kehormatan (BK) dewan telah dikirimkan pada Jumat, 15 Mei 2020, melalui Sekretariat Dewan. Langkah ini ditempuh untuk menjaga marwah DPRD Jepara. Juga agar kinerja dewan dapat kembali pulih dan dapat menjadi penyalur aspirasi masyarakat.
 
“Harapan kami, persoalan ini dapat di putuskan secara cepat untuk menjaga marwah dewan. Apa pun hasil keputusan badan kehormatan akan kami hormati,” kata politikus Partai NasDem itu.
 
Terpisah, saat dihubungi Ketua DPRD Jepara, Imam Zusdi Ghazali, mengaku tak masalah dilaporkan ke Badan Kehormatan. Sebab, dasar laporan tersebut bukan perkara hukum.
 
“Tidak masalah kan bukan perkara kriminal. Yang bisa dilaporklan ke BK itu kalau perkara hukum perdata, pidana,” kata Imam.
 
Imam menduga, dasar pelaporan dirinya ke BK, lebih pada soal pemotongan anggaran anggota DPRD Jepara untuk penanganan covid-19 di Kabupaten Jepara.

 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif