Ruang kelas yang dirusak pelaku, di Kupang, NTT. (Metro Tv)
Ruang kelas yang dirusak pelaku, di Kupang, NTT. (Metro Tv)

2 Sekolah di Kupang Dirusak Orang Tak Dikenal

Nasional Sekolah Kekerasan di Sekolah
MetroTV • 18 September 2021 19:30
Kupang: Sebanyak dua sekolah di Desa Kuaklao, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dirusak oleh dua orang tak dikenal. Dua sekolah itu yakni SD GMIT Oehani dan SMP Negeri 3 Satu Atap Taebenu.
 
Diketahui, salah seorang pelaku memakai topeng. Saat kejadian, lingkungan sekolah tampak sepi karena warga sekitar sedang mengikuti acara kedukaan. Kejadian perusakan sempat dilihat oleh beberapa anak. Pantauan dilokasi kejadian, ada lima ruangan kelas dirusak. Yaitu empat ruangan kelas SD, dan satu ruangan kelas SMP.
 
"Iya benar, kejadian itu pada Hari Kamis, tanggal 16 September sekitar pukul 3 sore,” ujar Kapolsek Kupang Tengah, Ipda Elpidus Kono Feka, saat dikonfirmasi, Sabtu, 18 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menuturkan, Kepala sekolah datang melaporkan ada perusakan sejumlah ruangan kelas oleh dua pelaku tak dikenal. Salah seorang pelaku disebut memakai topeng.
 
Baca: Sekolah di Banjarbaru Kalsel Didorong Menggelar PTM di Luar Ruangan
 
“Kami langsung bergerak ke TKP dan benar sampai di sana sejumlah fasilitas dalam ruangan sudah diobrak abrik pelaku. Meja, kursi, buku-buku juga fasilitas lainnya sudah terobrak abrik," jelas Elpidius.
 
Dia menambahkan, pihaknya masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi. Sebanyak tiga saksi diperiksa, yakni kepala sekolah sebagai pelapor, penjaga sekolah dan ketua komite sekolah.
 
“Kita terus selidiki apa motif pelaku. Dan sejauh ini identitas masih terus diselidiki, yang tidak memakai topeng sudah bisa diketahui ciri-cirinya, sementara pelaku yang bertopeng sampai saat ini kami terus melakukan pendalaman," sambung Elpidus.
 
Sementar itu salah seorang Siswa Kelas 8 SMP Negeri Satu Atap, yang ruangan kelasnya juga dirusak pelaku, Yohanis Riwu Rohi, mengaku takut datang ke sekolah. Sehingga sejak kejadian itu, siswa diliburkan dan kegiatan belajar mengajar ditiadakan. (Ferdinandus Rabu)
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif