medcom.id, Purwokerto: Status Gunung Slamet bertahan di Siaga atau Level III. Evaluasi belum dapat dilakukan karena harus menunggu indikator aktivitas vulkanik dalam beberapa waktu mendatang.
Dalam dua hari terakhir, aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Jawa Tengah itu menurun drastis. Padahal, Rabu hingga Jumat lalu, aktivitas Slamet mencapai puncaknya dengan luberan lava pijar dan dentuman keras.
Kendati aktivitas vulkanik menurun signfikan, status Slamet belum bisa diturunkan. "Karena masih harus melakukan kajian terhadap indikator-indikator yang terjadi. Jika memang semakin menurun, kemungkinan bakal diturunkan statusnya," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuhan, Pemalang, Sudrajat, hari ini (15/9/2014).
Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas masih tetap menyiagakan posko-posko karena statusnya masih siaga. "Dari data dari Pos Pengamatan Gunung Slamet di Gambuhan, dalam 12 jam terakhir sejak jam 00.00 WIB hingga 12.00 WIB, terjadi 30 kali gempa hembusan. Enam jam pertama 13 kali dan 6 jam kedua 17 kali gempa hembusan," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banyumas Prasetyo Budi Widodo.
medcom.id, Purwokerto: Status Gunung Slamet bertahan di Siaga atau Level III. Evaluasi belum dapat dilakukan karena harus menunggu indikator aktivitas vulkanik dalam beberapa waktu mendatang.
Dalam dua hari terakhir, aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Jawa Tengah itu menurun drastis. Padahal, Rabu hingga Jumat lalu, aktivitas Slamet mencapai puncaknya dengan luberan lava pijar dan dentuman keras.
Kendati aktivitas vulkanik menurun signfikan, status Slamet belum bisa diturunkan. "Karena masih harus melakukan kajian terhadap indikator-indikator yang terjadi. Jika memang semakin menurun, kemungkinan bakal diturunkan statusnya," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuhan, Pemalang, Sudrajat, hari ini (15/9/2014).
Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas masih tetap menyiagakan posko-posko karena statusnya masih siaga. "Dari data dari Pos Pengamatan Gunung Slamet di Gambuhan, dalam 12 jam terakhir sejak jam 00.00 WIB hingga 12.00 WIB, terjadi 30 kali gempa hembusan. Enam jam pertama 13 kali dan 6 jam kedua 17 kali gempa hembusan," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banyumas Prasetyo Budi Widodo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JCO)