Jalur Trans Papua Wamena-Batas Batu. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra
Jalur Trans Papua Wamena-Batas Batu. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra

Tak Ada Penolakan Soal Pembangunan Trans Papua

Nasional Pembunuhan Puluhan Pekerja di Papua
ant • 15 Desember 2018 17:16
Aceh:Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan masyarakat Papua tidak pernah menolak pembangunan Jalan Trans Papua, di titik manapun. Jalan Trans Papua yang direncanakan sepanjang 4.000 kilometer akan dilanjutkan pada Januari 2019.
 
"Tidak ada satu titik pun yang ditolak masyarakat," kata Basuki di Banda Aceh, Sabtu, 15 Desember 2018.
 
Penegasan itu disampaikan Basuki berkaitan dengan hal adanya penyerangan pada pekerja proyek jalan Trans Papua oleh KKB pada para pekerja proyek dari PT Istaka Karya hingga menyebabkan belasan korban jiwa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Insiden ini hanya di Wamena, Habema, Kenya, Mamubu, 278 km. Sedangkan sisanya kan 3500 km dan itu harus dicatat tidak ada penolakan," tutur Basuki.
 
Atas insiden tersebut, pengerjaan proyek Jalan Trans Papua sempat terhenti. Namun Basuki mengatakan pengerjaan akan kembali dimulai pada Januari 2019 dengan tingkat keamanan yang lebih baik.
 
"Mulai lagi Januari nanti, ini karena kebetulan ada natal dan sebagainya, sambil menunggu kondisi di sana tapi pak Wakapolri bilang ke saya bisa menjamin keamanan di kantor Wapres dengan penambahan personil di semua titik. Insyaallah akan kita mulai pelaksanaannya di awal Januari," ujarnya.
 
Saat ini, tambah Basuki, di daerah itu tinggal mengerjakan penyambungan infrastruktur yakni jembatan, karena jalannya sudah rampung. "Itu karena memang jalannya sudah tersambung, saat ini tinggal pasang 35 jembatan tinggal akan koordinasi dengan pihak-pihak terkait," ucap Basuki.
 
Para pekerja jalan Trans Papua pada 2 Desember lalu, diserang oleh KKB yang diduga adalah anggota OPM. Kejadian tersebut menyebabkan timbulnya korban sebanyak 25 orang, terdiri dari 24 orang karyawan PT Istaka Karya dan satu orang pegawai PUPR. Di mana 17 di antaranya ditemukan tewas, 4 orang selamat dan 4 lainnya hingga kini masih dalam pencarian.
 
Ke 25 orang ini sedang mengerjakan pembangunan jembatan di kali Yigi dan
Aurak, yang merupakan bagian dari proyek pembangunan jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif