Puluhan orang yang dirazia dibawa ke kantor Satpol PP Sumsel untuk didata, Rabu dini hari, 11 Desember 2019. Gonti Hadi Wibowo/Medcom.id
Puluhan orang yang dirazia dibawa ke kantor Satpol PP Sumsel untuk didata, Rabu dini hari, 11 Desember 2019. Gonti Hadi Wibowo/Medcom.id

Satpol PP Sumsel Tangkap Lima WN Thailand

Nasional wna ilegal
Gonti Hadi Wibowo • 11 Desember 2019 13:54
Palembang: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumatra Selatan menangkap lima Warga Negara Asing (WNA) asal Thailand, Rabu dini hari, 11 Desember 2019. Razia ini dilakukan oleh Satpol PP, polisi, serta TNI dalam rangka penertiban keamanan jelang natal dan tahun baru.
 
Kepala Satpol PP Sumsel, Aris Saputra, mengatakan kelima WNA ini tertangkap di cafe yang berada di jalan M Isa, Kota Palembang. Saat digeledah petugas, lima WNA itu tidak memiliki identitas lengkap, baik Paspor, Visa, serta data diri lainnya.
 
"Semua WNA itu tidak ada yang dapat berbahasa Indonesia. Mereka langsung kami bawa karena tidak membawa data diri ketika masuk ke kota Palembang," kata Aris di Palembang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setelah diinterogasi petugas, kelima WN Thailand ini merupakan Anak Buah Kapal (ABK) dari salah satu perusahaan yang ada di Kota Palembang.
 
"Sudah ada konfirmasi dari pihak perusahaan bahwa mereka hanya beristirahat dan mampir ke cafe itu, sedangkan data diri mereka sedang di bawa ke sini oleh biro jasanya," jelas Aris.
 
Aris kembali mengatakan jika pihaknya juga menangkap puluhan wanita penghibur dan beberapa pasangan yang belum menikah di beberapa hotel, penginapan, dan tempat hiburan malam seperti cafe dan diskotik.
 
"Untuk pekerja di cafe dan diskotik mereka yang kami jaring tidak memiliki identitas. Selanjutnya akan bawa ke kantor untuk dimintai keterangan," ungkap Aris.
 
Menurut Aris pihaknya juga menangkap seorang perempuan yang diduga membawa alat isap sabu yang diperkirakan baru saja digunakan di kamar di Cafe di samping Under pass simpang patal.
 
"Satu peremputqn kedapatan memakai narkoba untuk kasus ini langsung diserahkan ke pihak kepolisian," pungkas Aris.

 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif