medcom.id, Lumajang: Empat buah granat nanas yang diduga bekas peninggalan Belanda ditemukan warga saat bercocok tanam di Gunung Gajah Mungkur, Pasuruan, Lumajang, Jawa Timur, Jumat (25/4/2014). Dari empat granat yang ditemukan, hanya satu yang diketahui masih aktif.
Petugas Kodim 0821 Lumajang langsung mengamankan empat buah granat dari kawasan Gunung Gajah Mungkur, Desa Bades, Kecamatan Pasuruan. Dari pemeriksaan awal, satu granat dipastikan masih aktif karena salah satu pelatuknya belum lepas.
Bom tangan tersbut pertama kali ditemukan solli, warga sekitar yang sedang menanam kacang tanah. Beruntung saat mencangkul tidak mengenai granat yang masih aktif. Diduga granat-granat tersebut dibuat antara tahun 1941-1942, pada masa penjajahan Belanda.
Di lokasi ditemukannya granat diketahui juga merupakan bekas markas Belanda. Untuk penyelidikan lebih lanjut, Kodim 0821 menyerahkan empat granat nanas ke Mapolres Lumajang.
medcom.id, Lumajang: Empat buah granat nanas yang diduga bekas peninggalan Belanda ditemukan warga saat bercocok tanam di Gunung Gajah Mungkur, Pasuruan, Lumajang, Jawa Timur, Jumat (25/4/2014). Dari empat granat yang ditemukan, hanya satu yang diketahui masih aktif.
Petugas Kodim 0821 Lumajang langsung mengamankan empat buah granat dari kawasan Gunung Gajah Mungkur, Desa Bades, Kecamatan Pasuruan. Dari pemeriksaan awal, satu granat dipastikan masih aktif karena salah satu pelatuknya belum lepas.
Bom tangan tersbut pertama kali ditemukan solli, warga sekitar yang sedang menanam kacang tanah. Beruntung saat mencangkul tidak mengenai granat yang masih aktif. Diduga granat-granat tersebut dibuat antara tahun 1941-1942, pada masa penjajahan Belanda.
Di lokasi ditemukannya granat diketahui juga merupakan bekas markas Belanda. Untuk penyelidikan lebih lanjut, Kodim 0821 menyerahkan empat granat nanas ke Mapolres Lumajang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LAL)