Calon jemaah haji (CJH) tertua asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kaib Ibrohim. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq
Calon jemaah haji (CJH) tertua asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kaib Ibrohim. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq

Calon Jemaah Haji Tertua di Kabupaten Malang Tetap Sehat Meski Berusia 100 Tahun

Daviq Umar Al Faruq • 26 Mei 2023 15:01
Malang: Calon jemaah haji tertua asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, berusia 100 tahun. Ia adalah Kaib Ibrohim warga asal Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.
 
"Jemaah haji tertua Kaib Ibrohim kelahiran Malang, 5 Februari 1923. Untuk jemaah termuda Ahmad Hilmi Zainuddin kelahiran Malang, 12 Februari 2004," kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, Abdul Salam, Jumat 26 Mei 2023.
 
Medcom.id mencoba menemui Kaib Ibrohim di kediamannya yang berlokasi di Dusun Sumberduren Kidul RT 29/RW 09, Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Jumat, 26 Mei 2023. Lokasi rumah Kaib berada di daerah perbukitan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ditemui, Kaib tengah bersiap-siap hendak berjalan menuju masjid untuk Salat Jumat. Ia tampak mengenakan busana muslim berwarna putih, peci hitam, dan sarung warna biru tua.
 
Kondisinya tampak masih sehat di usianya yang sudah menginjak 100 tahun. Hanya saja, pendengarannya sudah kurang baik sehingga harus sedikit berteriak saat hendak mengajaknya bicara.
 
Kaib bercerita bahwa ia mendaftar haji sejak 2018 bersama anaknya, Sarmadi dan cucunya. Namun, hanya ia dan anaknya saja yang dijadwalkan berangkat ke tanah suci tahun ini.
 
Baca: Pemkot Lepas Keberangkatan 397 Jemaah Haji Asal Kota Bekasi, Paling Tua Berusia 108 Tahun

"Saya berangkat dengan anak saya yang nomor tiga, Sarmadi. Kalau cucu saya masih terlalu muda, belum masuk kuota haji tahun ini," kata pria yang memiliki enam anak itu.
 
Kaib sendiri seharusnya dijadwalkan berangkat haji pada periode 2020-2021 silam. Namun, saat itu keberangkatannya ditunda lantaran adanya pandemi covid-19.
 
Selama dua tahun itu, Pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji dari Indonesia. Bahkan pada 2022, Kaib kembali gagal berangkat karena terkendala usia.
 
Baru pada 2023, Pemerintah mendapat kuota tanpa batasan usia untuk menunaikan ibadah haji di tanah suci. Kebijakan ini pun membuat Kaib masuk kuota haji Kabupaten Malang.
 
"Keberangkatan haji saya tertunda tiga tahun gara-gara korona dulu," imbuhnya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif