Jombang; Dua pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur, terkonfirmasi positif korona (covid-19). Kedua pejabat itu terdiri dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jombang.
Bupati Jombang, Mundjidah Wahab mengatakan saat ini Sekda Kabupaten Jombang, Ahmad Jazuli menjalani isolasi di RSUD Jombang.
“Iya, tadi saya video call. Saat ini dalam keadaan sehat di ruang isolasi RSUD,” kata Mundjidah, saat ditemui Medcom.id, Rabu 07 Juli 2020.
Dia mengatakan, sebelum terkonfirmasi positif Covid-19, Ahmad Jazuli sempat menjalani perawatan akibat muntaber. Dokter yang menangani, kemudian melakukan rapid test terhadap Ahmad Jazuli dan dinyatakan reaktif, kemudian dilakukan swab hingga dinyatakan positif.
“Beliau sekarang menjalani isolasi. Tapi Alhamdulillah saat ini dalam keadaan sehat,” terangnya.
Baca: Angka Rata-rata Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia 4,86%
Bupati mengaku, belum tahu asal paparan covid-19 yang menyerang Sekda Kabupaten Jombang. Tempat tinggal Sekda yang berada di Kota Mojokerto, membuatnya kerap bolak-balik saat bekerja.
“Saya ndak tahu, dia ke mana saja saya ndak tahu. Rumahnya kan di Mojokerto, mungkin juga setiap hari bolak balik Mojokerto-Jombang yang membuat beliau kecapekan. Tapi saya ndak tahu,” kata Bupati.
Selain Sekda Kab. Ahmad Jazuli, data Humas Gugus Tugas Covid-19 Jombang juga menyebut ada salah satu kepala dinas yang saat ini juga dinyatakan positif. Yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Masduki Zakaria. Tapi, Bupati Jombang memastikan, roda pemerintahan dan pelayanan terhadap masyarakat masih tetap berjalan dengan normal.
"Ya ada satu lagi kepala dinas dan semuanya dalam kondisi sehat. Kalau aktivitas sama sekali tidak terganggu, kan ada asisten satu, dua dan asisten tiga, nah itu kan sudah membawai beberapa bidang. Dan semua berjalan normal. Saya rasa ndak sampai mengganggu jalannya pemerintahan," ujarnya.
Jombang; Dua pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur, terkonfirmasi positif korona (covid-19). Kedua pejabat itu terdiri dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jombang.
Bupati Jombang, Mundjidah Wahab mengatakan saat ini Sekda Kabupaten Jombang, Ahmad Jazuli menjalani isolasi di RSUD Jombang.
“Iya, tadi saya video call. Saat ini dalam keadaan sehat di ruang isolasi RSUD,” kata Mundjidah, saat ditemui Medcom.id, Rabu 07 Juli 2020.
Dia mengatakan, sebelum terkonfirmasi positif Covid-19, Ahmad Jazuli sempat menjalani perawatan akibat muntaber. Dokter yang menangani, kemudian melakukan rapid test terhadap Ahmad Jazuli dan dinyatakan reaktif, kemudian dilakukan swab hingga dinyatakan positif.
“Beliau sekarang menjalani isolasi. Tapi Alhamdulillah saat ini dalam keadaan sehat,” terangnya.
Baca: Angka Rata-rata Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia 4,86%
Bupati mengaku, belum tahu asal paparan covid-19 yang menyerang Sekda Kabupaten Jombang. Tempat tinggal Sekda yang berada di Kota Mojokerto, membuatnya kerap bolak-balik saat bekerja.
“Saya
ndak tahu, dia ke mana saja saya
ndak tahu. Rumahnya kan di Mojokerto, mungkin juga setiap hari bolak balik Mojokerto-Jombang yang membuat beliau kecapekan. Tapi saya ndak tahu,” kata Bupati.
Selain Sekda Kab. Ahmad Jazuli, data Humas Gugus Tugas Covid-19 Jombang juga menyebut ada salah satu kepala dinas yang saat ini juga dinyatakan positif. Yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Masduki Zakaria. Tapi, Bupati Jombang memastikan, roda pemerintahan dan pelayanan terhadap masyarakat masih tetap berjalan dengan normal.
"Ya ada satu lagi kepala dinas dan semuanya dalam kondisi sehat. Kalau aktivitas sama sekali tidak terganggu, kan ada asisten satu, dua dan asisten tiga, nah itu kan sudah membawai beberapa bidang. Dan semua berjalan normal. Saya rasa ndak sampai mengganggu jalannya pemerintahan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)