ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

25 Daerah di Jatim Berubah Zona

Nasional Virus Korona Covid-19 Jatim 14 Hari
Amaluddin • 30 Juni 2020 08:45
Surabaya: Sebanyak 25 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur berubah dari zona merah menjadi kuning (risiko rendah) dan oranye (risiko sedang). Sementara 13 daerah sisanya masih berstatus zona merah (risiko berat).
 
"Kalau kita lihat di peta ada sembilan daerah zona kuning, 16 zona oranye, dan 13 daerah zona merah," kata Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin malam, 29 Juni 2020.
 
Baca: 3 Kabupaten di Bengkulu Zona Hijau Covid-19

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sembilan zona kuning itu, yakni Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, Ponorogo, Pacitan, Banyuwangi, Jember, Bondowoso, dan Lumajang. Lalu 16 daerah zona oranye, yaitu Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Situbondo, Bangkalan, Sampang, Sumenep, Bojonegoro, Magetan, Nganjuk, Trenggalek, Tulungagung, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang.
 
"Itu artinya, kasus penyebaran covid-19 di daerah terus menurun hingga menjadi zona kuning dan zona oranye," ujarnya.
 
Sementara 13 daerah sisanya masih berstatus zona merah atau risiko berat, yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Tuban, Pamekasan, Pasuruan, Kediri, Mojokerto, Jombang, Kota Kediri, Kota Pasuruan, dan Kota Mojokerto.
 
Menurut Joni zonasi tersebut sesuai indikator dari Gugus Tugas Pusat berdasarkan risiko tinggi, sedang, rendah, serta area tidak terdampak (zona hijau).
 
Joni menjelaskan zona kuning atau risiko rendah ini merupakan wilayah-wilayah yang penurunan kasus konfirmasi positif covid-19, PDP, ODP, dan kematian hingga 50 persen. Selain itu terjadi penurunan jumlah kasus konfirmasi positif, PDP, dan ODP yang dirawat di rumah sakit, sehingga kapasitasnya lebih dari cukup.
 
Ia berharap zonasi covid-19 ini tidak membuat masyarakat lengah, sehingga mengurangi tingkat kewaspadaan. Jika itu terjadi kata Khofifah, maka bukan tidak mungkin akan terjadi gelombang kedua penularan covid-19. "Misalnya dengan menggunakan masker, di mana 60 persen dapat mencegah penyebaran covid-19," katanya.
 
Sementara perkembangan kasus covid-19 di Jatim masih mengalami peningkatan sebanyak 240 menjadi 11.795 orang per Senin, 29 Juni 2020. Sebanyak 6.613 orang di antaranya masih dalam perawatan medis. Sedangkan angka kesembuhan di Jatim terus menunjukkan tren positif tercatat 121 menjadi 4.012 pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.
 
Sementara pasien meninggal bertambah 30 menjadi 896 orang. Sedangkan untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 10.535 orang, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai sebanyak 29.477 orang.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif