Bupati Banggai Amirudin Tamoreka. Dok. Istimewa
Bupati Banggai Amirudin Tamoreka. Dok. Istimewa

Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Banggai Dikebut

Nasional infrastruktur internet pembangunan desa
Achmad Zulfikar Fazli • 11 Mei 2022 17:56
Banggai: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai, Sulawesi Tengah, mengucurkan anggaran Rp105,936 miliar untuk pembangunan infrastruktur. Dari anggaran tersebut, jalan sepanjang 115 meter dibangun, ditingkatkan, dan direhabilitasi. 
 
"Infrastruktur adalah hal vital berikutnya yang terus kami kejar capaian-capaian terbaiknya," ujar Bupati Banggai Amirudin Tamoreka dalam keterangan tertulis, Rabu, 11 Mei 2022.
 
Dalam pembangunan infrastruktur, Amirudin mengingatkan para kontraktor agar menggunakan tenaga kerja lokal. Dengan begitu, lapangan kerja terbuka, uang bisa berputar, dan bermuara pada peningkatan daya beli masyarakat.
 
Saat pengerjaan proyek padat karya, kontraktor lokal dilibatkan untuk menghindari capital flight. Dengan begitu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bisa mengungkit ekonomi yang terpuruk karena pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Amirudin menyadari salah satu problem daerah di ujung timur Sulawesi Tengah ini adalah keterbatasan infrastruktur. Permasalahan ini membuat hasil pertanian dan perikanan sulit dimobilisasi ke pasar atau konsumen.
 
"Kami mempercepat pemenuhan infrastruktur pelayanan dasar, yaitu air bersih, rumah layak huni, dan sanitasi layak, serta infrastruktur wilayah, yaitu jalan, jembatan, infrastruktur perhubungan, telekomunikasi, dan ketenagalistrikan," papar Amirudin.
 
Di bidang ketenagalistrikan, Pemkab Banggai mengalokasikan anggaran untuk menerangi jalan di kawasan kota dan sejumlah desa. Melalui Dinas Perumahan, Permukiman, dan Tata Ruang Kabupaten Banggai, dana Rp2.187.500.000 dialokasikan untuk 367 unit dari total 497 unit penerangan yang dibutuhkan.

Ketimpangan Akses Komunikasi

Amirudin juga menaruh perhatian kepada desa-desa di Kabupaten Bangggai. Dia langsung meresmikan menara telekomunikasi di Desa Ondo-ondolu, Kecamatan Batui; Desa Maleo Jaya dan Sinorang, Kecamatan Batui Selatan; dan Desa Padang, Kecamatan Kintom untuk mengatasi ketimpangan akses komunikasi.
 
Dari peresmian itu, Amirudin langsung menargetkan tak ada lagi desa di Kabupaten Banggai yang tak memiliki akses internet pada 2022. Pada semester II tahun anggaran 2021, Amirudun menggerakan ekonomi desa dengan mengucurkan anggaran Rp2,3 miliar untuk 23 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Banggai.
 
Setiap BUMDes mendapatkan bantuan modal Rp500 juta. Pada tahun anggaran 2022, Amirudin memastikan pembangunan infrastruktur dan percepatan pemulihan ekonomi tetap dilaksanakan agar daerahnya bisa bangkit dari terpaan pandemi covid-19.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif