Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, saat meninjau lokasi relokasi di Desa Sumbermujur, Kamis 23 Desember 2021/Kominfo Lumajang.
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, saat meninjau lokasi relokasi di Desa Sumbermujur, Kamis 23 Desember 2021/Kominfo Lumajang.

Perataan Lahan Relokasi Korban Semeru Sudah 50%

Nasional gunung semeru Jawa Timur Gunung Semeru Meletus Gunung Semeru Erupsi korban erupsi Gunung Semeru
Daviq Umar Al Faruq • 23 Desember 2021 20:37
Lumajang: Lahan relokasi warga terdampak erupsi Gunung Semeru, di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, saat ini masih dilakukan pembersihan. Total lahan yang sudah diratakan saat ini mencapai 50 persen dengan luasan 40 hektare.
 
"Ini tempat relokasi yang berada di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro. Kali ini saya mau melihat secara langsung lokasi yang paling ujung yang sekarang sedang diratakan oleh teman-teman dari satuan TNI," kata Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, saat meninjau lokasi relokasi di Desa Sumbermujur, Kamis 23 Desember 2021.
 
Thoriq -sapaan akrabnya- menerangkan, luas keseluruhan lahan relokasi yakni 81 hektare. Lahan tersebut nantinya akan dibangun sekitar 2.000 rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Dihujat karena Syuting di Posko Pengungsi Semeru, Bintang Sinetron TMTM Minta Maaf
 
Setiap keluarga mendapatkan tanah ukuran 10x14 meter persegi. Di lokasi relokasi juga akan dilengkapi sarana fasilitas umum, sosial dan kesehatan.
 
"Untuk hunian sementara yang akan dibangun diputuskan agar diselesaikan dulu secara pengurusan, dengan mekanisme hunian sementara berada di belakang, kemudian dipersiapkan pembangunan hunian tetap, sehingga nantinya hunian sementara dan hunian tetap akan menjadi satu," tambahnya.
 
Selanjutnya, Thoriq ingin agar relokasi rumah warga terdampak erupsi Gunung Semeru tersebut menjadi lebih representatif, termasuk dengan sarana atau fasilitas olahraga dan lainnya. 
 
Baca: Bupati Selidiki Pemberi Izin Syuting di Lokasi Semeru
 
Dengan begitu, lokasi relokasi rumah warga akan menjadi model desa baru yang terintegrasi antara satu tempat dengan tempat yang lain.
 
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang berencana membangun pemukiman baru untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Pemukiman relokasi tersebut bakal menerapkan konsep smart village atau desa pintar.
 
"Desain tata ruang betul-betul terintegrasi, konsep kami menjadi smart village ada CCTV yang memberikan jaminan keamanan, lahan komersial akan kami buat kandang terpadu," ujar Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, dalam keterangan resmi, Jumat 17 Desember 2021.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif