Suasana perusakan di Masjid Al-Ishlah, Jalan Sitirejo, Desa Lemah Duwur, Dusun Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Selasa 24 Mei 2022.
Suasana perusakan di Masjid Al-Ishlah, Jalan Sitirejo, Desa Lemah Duwur, Dusun Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Selasa 24 Mei 2022.

Rusak Perabotan Masjid, Pria ODGJ Diikat di Tiang Listrik

Daviq Umar Al Faruq • 24 Mei 2022 19:06
Malang: Warga Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dihebohkan dengan peristiwa orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang diikat di tiang listrik. Peristiwa itu viral di media sosial Facebook.
 
Kejadian ini diunggah oleh akun bernama Ipang Susilo di grup Komunitas Warga Wagir. Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa peristiwa itu terjadi di sekitar masjid di kawasan Parangargo.
 
"Mungkin yg berwajib melihat grup ini,barusan di masjid baru parangargo,[tugu]. Seorang pria di ikat d tiang telfn,  Infony maling pura2 gila/sebalikny, Mahon di tangani kbenarn nya.Pas GK bawah hp, g bsa potret," tulis unggahan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan penelusuran Medcom.id, peristiwa itu terjadi di Masjid Al-Ishlah di Jalan Sitirejo, Desa Lemah Duwur, Dusun Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, pada Selasa, 24 Mei 2022.
 
Salah seorang warga sekitar, Ucok, 52, mengatakan seorang pria diduga ODGJ merusak perabotan Masjid Al-Ishlah. Pria tersebut merusak perabotan masjid setelah kegiatan mengaji sekitar pukul 06.00 WIB.
 
"Langsung dirusak semua di dalam masjid. Dan dia sempat ngengek (buang air besar) dan pipis di WC masjid," kata Ucok saat ditemui.
 
Baca: Idap Gangguan Jiwa, Cucu di Aceh Barat Tusuk Nenek Kandungnya
 
Ucok menuturkan saat itu masjid dalam suasana sepi. Lalu, pria diduga ODGJ itu masuk ke dalam masjid dan merusak satu kipas angin, tiga kabel kipas angin diputus, serta amplifier sound masjid juga dihancurkan.
 
"Dan ada vacum cleaner di masjid dirusak. Ya berantakan diorat-arit karpetnya. Ini kami cuci-cuci semua dan amplifiernya tadi sudah rusak, dan kami meminjam amplifier yang baru. Kerugian dari kerusakan total hampir Rp 7 juta," imbuhnya.
 
Setelah merusak sejumlah peralatan masjid, pria diduga ODGJ tersebut tidak langsung pergi. Hingga kemudian oleh takmir masjid bersama warga setempat, pria itu diikat di sebuah tiang telepon.
 
"Kami cancang karena warga antisipasi jika dia merusak kembali dan menunggu kedatangan Polsek yang ke sini," ujarnya.
 
Berdasarkan keterangan Ucok, pria itu terlihat beberapa kali berseliweran di sekitar masjid. Pria itu sebelumnya sempat ketahuan mengambil uang sumbangan kotak amal yang ada di tengah jalan.
 
"Kayak ODGJ tapi kok diajak ngomong itu nyambung. Bisa salawatan juga kok," terangnya.
 
Sementara itu, Kapolsek Wagir AKP Fajar Rianu membenarkan apabila pria diduga ODGJ itu sempat diikat warga sekitar. Ia mengaku anggotanya telah meminta keterangan kepada pria tersebut dan anggota memutuskan untuk melepas pria itu di pinggir jalan di Kecamatan Pakisaji.
 
"Mau kami bawa ke RSJ tapi nggak ada penanggungjawabnya jadi nggak bisa," katanya.
 
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif