Menkopolhukam Mahfud MD. Foto:ANT/Jessica Helena Wuysang
Menkopolhukam Mahfud MD. Foto:ANT/Jessica Helena Wuysang

Deradikalisasi Tak Hanya Fokus Muslim

Nasional Deradikalisasi
Patricia Vicka • 28 Oktober 2019 19:16
Yogyakarta: Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD segera melakukan program deradikalisasi ke seluruh Indonesia. Program tersebut adalah salah satu cara untuk mengikis radikalisme di masyarakat.
 
Tak hanya muslim, semua orang dari berbagai latar belakang agama akan mengikuti program ini."Kita akan segera melakukan program deradikalisasi di semua daerah," tegas Mahfud MD di kantor Kepatihan (kantor Gubernuran) di DIY, Senin, 28 Oktober 2019.
 
Mahfud melanjutkan pemberantasan radikalisme adalah salah satu instruksi utama Presiden Jokowi kepada dirinya usai terpilih. Dia menegaskan tak pandang bulu dalam menjalankan program deradikalisasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Radikalisme itu berasal dari kata radic, 'akar'. Jadi, radikalisme suatu gerakan atau paham yang ingin menawarkan alternatif lain pada ideologi dengan cara kekerasan. Mereka tidak mengikuti sistem," beber Mahfud.
 
Mahfud mengungkap semua masyarakat mendapatkan program deradikalisasi. Pihaknya segera membahas isi dan bentuk program deradikalisasi.
 
"Kelompok radikal bisa orang Islam dan non-Islam. Semuanya akan ikut," tegasnya.
 
Dia menerangkan Presiden Jokowi meminta menangani hal berkaitan dengan korupsi, kepastian hukum, dan pelanggaran HAM. Mahfud menegaskan pemberantasan korupsi masuk agenda utama kementeriannya.
 
"Akan me-review kembali UU Rekonsiliasi dan Kebenaran untuk mengatasi permasalahan HAM," tandasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif