NEWSTICKER
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. (Foto: Medcom.id/Syaikhul Hadi)
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. (Foto: Medcom.id/Syaikhul Hadi)

Risma Kumpulkan Anak Buah Bahas Antisipasi Bencana

Nasional antisipasi banjir penanggulangan bencana
Syaikhul Hadi • 07 Januari 2020 17:48
Surabaya: Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengumpulkan seluruh anak buahnya guna membahas kesiapsiagaan dan antisipasi bencana di awal musim hujan.
 
Kepada camat, lurah, jajaran Koramil dan Polsek se-Kota Surabaya, dan organisasi perangkat daerah (OPD), Risma mengatakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan Kota Surabaya akan terjadi cuaca ekstrem selama sepekan ke depan.
 
"Kita akan menghadapi cuaca seperti ini kurang lebih seminggu. Tadi pagi subuh ramalan BMKG akan terjadi hujan dan angin lebat sekaligus air laut pasang,” kata Risma, Selasa, 7 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia pun mengimbau agar masyarakat tidak berteduh di bawah pohon ketika hujan disertai angin kencang dan petir. Terutama kepada pengendara roda dua dan pejalan kaki yang berada di jalanan.
 
“Saya mohon kita semua bisa menegur jika ada yang berteduh di bawah pohon atau papan reklame. Saya minta Linmas untuk mensterilkan dan mengumumkan kepada warga,” tegas dia.
 
Selain itu jika terjadi pohon tumbang dan posisinya dekat dengan tiang listrik, masyarakat diminta untuk menjauh dan langsung menghubungi 112.
 
“Jangan disentuh. Saya sudah memberikan handy talky (HT) untuk koramil dan polsek. Silakan menghubungi 112 melalui HT itu,” jelasnya.
 
Risma menambahkan pihaknya saat ini sedang menyiapkan tujuh posko di berbagai titik. Fasilitas di posko akan dilengkapi dengan dokter, perawat, petugas Linmas, PMK dan ambulans.
 
“Kami juga siapkan genset, perahu karet, pelampung, tenda, lengkap. Nanti akan kami infokan lokasi-lokasinya,” beber Risma.
 
Pemkot Surabaya juga akan memasang kamera dan layar untuk memonitor cuaca, terutama di daerah dekat pesisir laut. Warga akan diajarkan untuk membaca keadaan air melalui alat tersebut.
 
“Warga juga bisa ikut memantau. Kami letakkan alatnya di Balai RW. Nanti kita akan bagi lokasi rumah pompa, posko, supaya bapak ibu lebih mudah memantau," pungkas dia.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif