Sejumlah murid kelas 6 SDN Kemirimuka 2 mengkuti ujian tengah semester di ruang kelas mereka yang rusak di Jalan Ir. H. Juanda, Depok, Jawa Barat, Senin (15/10). ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Sejumlah murid kelas 6 SDN Kemirimuka 2 mengkuti ujian tengah semester di ruang kelas mereka yang rusak di Jalan Ir. H. Juanda, Depok, Jawa Barat, Senin (15/10). ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Jateng Siapkan Rp289,9 Miliar untuk Perbaikan Sekolah

Nasional sekolah rusak
Kuntoro Tayubi • 28 November 2019 15:17
Semarang: Sebanyak 1.647 ruang kelas di sekolah menengah dan sekolah luar biasa di Jawa Tengah rusak. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menganggarkan Rp289,9 miliar pada tahun 2020 untuk perbaikan.
 
"Pada 2019 lalu anggaran untuk sarana prasarana (sarpras) pendidikan di Jawa Tengah sebesar Rp181,2 miliar, tahun depan anggaran sarpras di Jateng akan meningkat menjadi Rp289,9 miliar," ucap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah, Jumeri, Kamis, 28 Nopember 2019.
 
Dia menerangkan anggaran tersebut untuk pembangunan sarpras di SMA/SMK/SLB negeri Jateng. Rinciannya, sarpras SMK negeri dianggarkan Rp257,4 miliar, sarpras SMA negeri Rp29,7 miliar dan SLB negeri Rp2,7 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Anggaran untuk SMKN memang lebih tinggi, karena tahun depan sesuai perintah Pak Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kami akan menambah 15 SMKN Jateng boarding school yang gratis untuk siswa miskin berprestasi di Jateng," tambahnya.
 
Dia merinci bangunan sekolah di Jateng yang mengalami kerusakan berat sebanyak 1.647 ruangan. Perinciannya, 1.432 ruang kelas SMK Negeri, 177 ruang kelas SMA Negeri, dan 38 ruang kelas SLB Negeri.
 
Adapun bangunan sekolah yang mengalami kerusakan sedang, 136 ruangan SMK Negeri, 284 SMA Negeri, dan 61 SLB Negeri. Sedangkan, yang mengalami kerusakan ringan, 1.397 ruang kelas SMK Negeri, 3.881 ruang kelas SMA Negeri, dan 403 ruang kelas SLB Negeri.
 
"Sementara ruang kelas yang kondisinya baik dari SMA/SMK dan SLB Negeri di Jateng berjumlah 8.780 ruangan," imbuhnya.
 
Dia menerangkan anggaran yang disiapkan tahun depan diprioritaskan untuk perbaikan ruang sekolah yang mengalami rusak berat. Dia mengungkap banyaknya ruang kelas yang rusak karena beberapa faktor, salah satunya karena usia bangunan sekolah cukup tua.
 
Sebelumnya bangunan aula SMK Negeri 1 Miri, Sragen, Jawa Tengah, ambruk dan mengakibatkan puluhan siswa terluka. Selain itu tiga bangunan ruang kelas SMK Negeri 2 Songgom Brebes ambruk, padahal bangunan tersebut masih dalam proses pembangunan.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif