Skh Assalam 01 Tangsel tedampak pergerakan tanah. Foto: Medcom.id/Farhan
Skh Assalam 01 Tangsel tedampak pergerakan tanah. Foto: Medcom.id/Farhan

SKh Assalam Terdampak Pergerakan Tanah Kewenangan Provinsi

Nasional sekolah rusak pergerakan tanah
Farhan Dwitama • 28 November 2019 20:55
Tangerang: Aktivitas Sekolah Khusus (SKh) Assalam 01 Tangerang Selatan, Banten, dipindahkan ke SKh Assalam 02 dan gedung PGRI, Serpong, Tangsel, lantaran berbahaya akibat tanah labil. Pemerintah Kota Tangsel akan berkoordinasi dengan Pemprov Banten terkait kondisi sekolah tersebut.
 
"Segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Banten. Karena sekolah khusus ini menjadi kewenangan Provinis Banten," kata Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, Kamis, 28 November 2019.
 
Benyamin mengatakan penelitian akan dilakukan di sekolah terdampak pergerakan tanah. Dia menerangkan Dinas Pekerjaan Umum Tangsel akan menurap lokasi sekolah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengungkap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel menyarankan agar gedung sekolah dikosongkan. Aktivitas diharamkan dilakukan di gedung tersebut.
 
"Dikhawatirkan jika terjadi longsor maka bangunan dapat membahayakan guru dan siswa," katanya.
 
Dia menerangkan hasil kajian Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyimpulkan lokasi SKh berpotensi longsor saat hujan. Sehingga dilarang ada kegiatan.
 
"Longsor diakibatkan pergerakan tanah saat air hujan mengisi pori pori tanah," jelasnya.
 
Benyamin mengungkap seluruh barang milik SKh Assalam 01 sudah direlokasi ke UPT Pendidikan Kecamatan Serpong dan SKh Assalam 02 Ciater. Pihak sekolah kini fokus merapihkan ruangan untuk persiapan kegiatan belajar mengajar setelah libur.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif