Nasi Tiwul. (Foto: MI/Achmad Sapuan)
Nasi Tiwul. (Foto: MI/Achmad Sapuan)

Diversifikasi Pangan

Warga Samin Wonogiri Jadikan Tiwul Makanan Pokok Tiap Senin dan Kamis

Widjajadi • 30 Oktober 2014 14:02
medcom.id, Wonogiri: Upaya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menggalakkan diversifikasi pangan telah lama dijawab oleh Bupati Wonogiri Danar Rahmanto yang memberikan pilihan bagi warganya untuk tidak tergantung dengan beras.
 
Seperti dilakukan hampir seluruh warga di Desa Samin, kecamatan Nguntoronadi, yang secara tradisi telah mengkonsumsi tiwul setiap hari Senin dan Kamis.
 
"Kebiasanaan warga Samin mengonsumsi tiwul yang bahan bakunya dari singkong pada setiap Senin dan Kamis, telah menghemat 1,5 kg beras per kelapa keluarga per minggu. Hal itu juga banyak dilakukan oleh warga yang tinggal di wilayah selatan, karena ada sebagian yang memandang beras sebagai barang pusaka yang dikeluarkan saat menggelar perhelatan pernikahan atau supitan anak," ungkap Bupati Danar kepada Media Indonesia, Kamis (30/10).

Yang menarik, lanjut Danar, selain mampu mengimplementasikan kebijakan penganekaragaman konsumsi pangan, seluruh warga Desa Samin mampu mewujudkan desanya sebagai Desa Mandiri Pangan. Artinya, lewat program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP), warga mampu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dari karya pengelolaan pangan pekarangan rumah.
 
Di setiap pekarangan rumah warga Desa Samin banyak ditemui tanaman dari kacang-kacangan, terong, kobis, tomat, lombok dan bahkan tumbuhan rempah-rempah seperti jahe, kunir, dan juga umbi-umbian.
 
"Jadi yang dikonsumsi warga Samin, semua merupakan hasil olahan yang ada di pekarangan, dan hanya ditambah lauk tempe tahu atau ikan asin," imbuh pria yang dijuluki warganya sebagai bupati singkong ini.
 
Dia paparkan, lima bulan silam, dirinya mengajak Gubernur Jateng bertandang ke Desa Samin, untuk merasakan makanan olahan hasil swadaya warga. Bahkan pada kesempatan itu, P2KP mampu memperlihatkan pengolahan industri rumah tangga berbahan baku singkong untuk diolah menjadi tepung tapioka dan tepung mocaf.
 
"Jadi terkait program penganekaragaman makanan non beras, Wonogiri siap jadi pelopor," tandas Danar yang mengaku Gubernur Ganjar Pranowo akan membawa Wonogiri di tingkat nasional dalam even penganekaragaman pangan nonberas.
 
Sehari sebelumnya, di Solo saat penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ganjar menyatakan, Provinsi Jawa Tengah siap mempercepat gerakan diversifikasi pangan sebagai upaya mengembalikan kemandirian pangan, yang sejatinya menjadi tradisi handal masyarakat sejak dulu.
 
Widjajadi
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADF)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>