Kebakaran di Gunung Ile Mandiri, NTT, Senin (16/9). Foto: MI/Ferdinandus Rabu
Kebakaran di Gunung Ile Mandiri, NTT, Senin (16/9). Foto: MI/Ferdinandus Rabu

Kebakaran di Gunung Ile Mandiri Reda

Nasional Kebakaran Lahan dan Hutan kebakaran gunung
Antara • 18 September 2019 15:58
Kupang: Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli mengatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ile Mandiri, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mulai reda. Api berkobar di kawasan gunung sejak Senin siang, 16 September 2019.
 
"Tinggal sedikit titik api di perbukitan dekat Kota Larantuka di sekitar Lebao," katanya ketika dihubungi, Rabu, 18 September 2019.
 
Dia menerangkan sejumlah titik api masih berusaha dipadamkan oleh petugas gabungan dan masyarakat. Kobaran api merambat cukup luas hingga puluhan hektare, hingga Selasa, 17 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semoga bisa segera padam total," ucapnya.
 
Agustinus menuturkan kawasan hutan Gunung Ile Mandiri berperan strategis dalam mencegah bencana banjir dan tanah longsor. Khususnya untuk wilayah Kota Larantuka, NTT.
 
"Sekarang untuk pemulihan akibat karhutla masih butuh waktu, karena itu dalam satu, dua bulan ke depan ketika memasuki musim hujan kita perlu ekstra siaga akan potensi bencana," tandasnya.
 
Kebakaran di Gunung Ile Mandiri terjadi sejak Senin siang, 16 September 2019. Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Flores Timur Paulus Igo Geroda menerangkan lahan kering akibat musim kemarau disertai angin kencang mengakibatkan areal kebakaran semakin meluas dengan cepat.
 
Sebelumnya, kawasan Gunung Ile Lewotobi di Kecamatan Ilebura; di sekitar puncak Gunung Ile Boleng di Pulau Adonara, dan kawasan perbukitan di Pulau Solor terbakar. Seorang warga, DW, ditangkap diduga membakar lahan di kawasan Gunung Ile Lewotobi.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif