Pengendara Uji coba semi pedestrian di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Pengendara Uji coba semi pedestrian di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Pemda DIY Diminta Membina PKL di Malioboro

Nasional pkl yogyakarta
Ahmad Mustaqim • 24 November 2019 16:31
Yogyakarta: Perkumpulan Pengusaha Malioboro Ahmad Yani (PPMAY) berharap Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membina ratusan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro, di Jalan Ahmad Yani hingga titik nol kilometer. Wakil Ketua I PPMAY Sodikin mengatakan pembinaan perlu dilakukan karena jumlah PKL kian bertambah dan memenuhi emperan toko.
 
"Itu belum mereka yang mengajak keluarga, tiga hingga lima orang membantu jualan, ini membuat lorong pejalan kaki menjadi sesak," kata Sodikin di Yogyakarta, Minggu, 24 November 2019.
 
Sodikin mengatakan kondisi semakin semrawut jika tidak segera ditindaklanjuti. Sodikin memperkirakan wisatawan bakal tidak nyaman ketika di Malioboro.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemilik toko yang terhalang PKL kan membayar pajak cukup tinggi. Pendapatan pemilik toko bisa merosot dan berakhir bangkrut," jelasnya.
 
Koordinator PPMAY, Karyanto Yudomulyono, berharap pemerintah tingkat provinsi dan Pemkot Yogyakarta bisa bekerja sama sebelum mengambil kebijakan. Ia mengatakan ada ribuan orang yang menggantungkan perekonomian keluarganya di Malioboro.
 
"Ada sekitar 10 ribu orang, baik pemilik toko maupun karyawan, yang penghidupannya dari wisata Malioboro," kata Karyanto.
 
Karyanto mengingatkan setiap kebijakan harus mempertimbangkankan nasib setiap orang yang menggantungkan hidup di Malioboro. Dia menerangkan jangan sampai lebih membuat untung PKL ketimbang pemilik toko.
 
"Jangan sampai pemilik toko di Malioboro ini nangis karena bangkrut. Kebijakan harus bisa sama-sama dinikmati," ungkapnya.
 
Sekretaris Dinas Pariwisata Pemerintah Kota Yogyakarta, Yeti Martanti, menilai masukan itu akan bagus bagi pemerintah. Pihaknya akan mempertimbangkan usulan itu dan dibicarakan dengan berbagai pihak.
 
Langkah menjadikan kawasan wisata Malioboro menjadi pedestrian dilakukan berjenjang. Perubahan dimulai dari mengubah kawasan Malioboro menjadi semi pedestrian setiap Selasa Wage.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif