medcom.id,Jakarta: Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkap penyebab bencana longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah. Satu di antaranya bencana terjadi akibat budidaya pertanian penduduk setempat yang tidak mengindahkan konservasi tanah dan air.
"Tanaman di atas bukit adalah tanaman semusim (palawija) dan tahunan yang tidak rapat. Dimana tidak ada terasering lereng di sana (di dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar -red)," kata Sutopo di Kantor BNPB Jalan Juanda Nomor 36, Jakarta, Senin (15/12/2014)
Ia menambahkan, material penyusun Bukit Telagalele juga berasal dari endapan vulkanik tua. Sehingga menyebabkan solum tanah tebal dan terjadi pelapukan. Selain itu, lokasi longsor cukup curam dan hujan deras mengguyur wilayah itu.
"Mahkota longsor (puncak longsoran -red) berada pada kemiringan lereng 60 hingga 80 derajat. Juga terjadi hujan deras sehingga tanah jenuh dengan air," tuturnya
Di Banjarnegara, sebanyak 20 kecamatan berpotensi longsor di level sedang hingga tinggi. Satu di antaranya di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar.
medcom.id,Jakarta: Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkap penyebab bencana longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah. Satu di antaranya bencana terjadi akibat budidaya pertanian penduduk setempat yang tidak mengindahkan konservasi tanah dan air.
"Tanaman di atas bukit adalah tanaman semusim (palawija) dan tahunan yang tidak rapat. Dimana tidak ada terasering lereng di sana (di dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar -red)," kata Sutopo di Kantor BNPB Jalan Juanda Nomor 36, Jakarta, Senin (15/12/2014)
Ia menambahkan, material penyusun Bukit Telagalele juga berasal dari endapan vulkanik tua. Sehingga menyebabkan solum tanah tebal dan terjadi pelapukan. Selain itu, lokasi longsor cukup curam dan hujan deras mengguyur wilayah itu.
"Mahkota longsor (puncak longsoran -red) berada pada kemiringan lereng 60 hingga 80 derajat. Juga terjadi hujan deras sehingga tanah jenuh dengan air," tuturnya
Di Banjarnegara, sebanyak 20 kecamatan berpotensi longsor di level sedang hingga tinggi. Satu di antaranya di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RRN)