Kendaraan melintasi ruas jalan trans Papua Barat yang melintasi hutan lebat di Teluk Bintuni-Manokwari, Papua Barat. MI/Susanto
Kendaraan melintasi ruas jalan trans Papua Barat yang melintasi hutan lebat di Teluk Bintuni-Manokwari, Papua Barat. MI/Susanto

Trans Papua Tekan Biaya Logistik

Nasional Trans Papua
Andhika Prasetyo • 15 Januari 2019 14:53
Papua: Jalan Trans Papua ruas Jayapura-Wamena sepanjang 575 kilometer (km) telah tersambung seluruhnya. Meski belum sempurna, lantaran sepanjang 230 km trek masih berupa tanah dan kerikil, jalan tersebut kini telah mampu membuka daerah-daerah terisolasi dan mempermudah akses menuju delapan kabupaten.
 
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU-Pera Osman Harianto Marbun mengungkapkan jalur tersebut kini telah digunakan untuk mengirim logistik ke wilayah Pengunungan Papua yakni Yalimo, Jayawijaya, Tolikara, Puncak Jaya, Puncak (Sinak-Ilaga), Lanny Jaya, Memberamo Tengah, dan Nduga.
 
Biaya pengiriman yang jauh lebih murah dibandingkan jalur udara membuat harga barang-barang menjadi dapat ditekan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Osman mengatakan, sebelum ada Trans Papua Ruas Jayapura-Wamena, pengiriman logistik hanya bisa dilakukan melalui udara dengan biaya rata-rata Rp13.000 per kilogram.
 
"Sementara biaya angkut lewat jalur darat kini hanya berkisar Rp7.000 per kg," ujar Osman melalui keterangan resmi, Selasa, 15 Januari 2019.
 
Ia pun akan terus menyempurnakan jalur yang saat ini masih berupa tanah dan kerikil agar kendaraan yang melintas lebih aman dan nyaman terutama pada musim hujan.
 
“Perbaikan sudah kami lakukan sejak awal tahun ini, terutama di beberapa lokasi yakni pada KM 276, KM 306, KM 310 dan KM 386. Untuk mempercepat pekerjaan, kami akan menambah peralatan,” tuturnya.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif