Aktivitas Pusat Perbelanjaan di Palu Semakin Normal
Aktivitas jual beli di Pasar Masomba, Palu, Sulawesi Tengah, mulai pulih sejak Rabu, 10 Oktober 2018. MI/Susanto
Palu: Aktivitas perdagangan di beberapa pusat perbelanjaan di Kota Palu, Sulawesi Tengah, semakin normal pascagempa 28 September 2018. Semakin banyak warga dan penjual berdagang di pusat perbelanjaan modern dan tradisional.

Tiga pasar besar yakni Masomba, Bambaru dan Manonda, pada Sabtu, terliha mulai ramai didatangi warga untuk berbelanja berbagai kebutuhan sehari-hari. Tempat dagangan yang tadinya ditinggalkan pedagang untuk mengungsi, mulai terisi barang dagangan dalam beberapa hari terakhir.

Masyarakat tidak lagi kesulitan memperoleh berbagai kebutuhan karena pedagang kembali berjualan meski suplai barang masih belum normal seperti sebelumnya.  Seperti yang terlihat di Pasar Masomba Palu, banyak pedagang barang campuran, sembako, ikan dan daging serta sayur-mayur sudah berjualan lagi.


Harga tidak mengalami kenaikan meski permintaan masyarakat mulai meningkat. Harga tomat misalnya, dijual Rp5.000 per kilogram, bawang merah Rp18.000 per kilogram, bawang
putih Rp20.000 per kilogram,  ayam potong Rp85.000 per kilogram, ayam pedaging
Rp35.000 per kilogram, daging sapi Rp110.000 per kilogram, dan beras medium Rp9.000 per kilogram.

Kartika, seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Jalan Banteng, Palu Selatan, menyatakan senang pusat-pusat perbelanjaan semakin ramai mulai menjual bermacam-macam kebutuhan. "Alhamdulillah pasar sudah kembali normal, meski belum seluruhnya pedagang kembali berjualan," kata dia.

Hal senada juga disampaikan Nurfaidah, ibu rumah tangga asal Jalan Balai Kota Palu. Tidak hanya pasar tradisional, toko dan swalayan sudah kembali buka. Toko Swalayan TransMart dan Hero misalnya.

Sebelumnya swalayan melayani pembeli dengan cara antrean di depan toko. Pembeli sudah untuk diizinkan masuk ke dalam toko guna memilih sendiri barang kebutuhannya.

"Beberapa hari lalu, kita harus daftar kebutuhan kita kepada petugas di depan toko, kemudian petugas mengambilkannya lalu mengantarkan ke depan toko untuk dibayar," ujarnya.

 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id