17.000 Rumah di Donggala Rusak Akibat Gempa
Sejumlah warga berada di dekat tenda pengungsian di Desa Poi, Dolo Selatan, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (29/10/2018). ANTARA FOTO/Basri Marzuki.
Donggala: Bupati Donggala Kasman Lassa mengungkap sekitar 17.000 rumah warga rusak dihantam gempa, tsunami dan tanah longsor. Data ini didapat setelah tim menginventarisasi langsung ke lapangan.

"Rumah warga yang rusak ini didata atau diinventarisir oleh tim yang telah kami bentuk," kata Kasma seperti yang dilansir Antara, Minggu, 2 Desember 2018.

Sebanyak 5.025 rumah rusak berat, 5.624 rumah rusak sedang, dan 6.000 lebih rumah rusak ringan.


Tim verifikasi itu terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana, PUPR, dan relawan. Sebanyak 67 anggota tim telah turun sejak beberapa waktu gempa dan tsunami terjadi.

Seluruh warga korban terdampak bencana yang kehilangan tempat tinggal maupun yang memiliki rumah tidak layak huni akan mendapat hunian sementara (huntara).

"Yang namanya huntara itu, tidak terkecuali. Apakah dia nelayan, hansip, petani," lanjutnya.

Ini yang menjadi alasan tim verifikasi terus mendata korban bencana yang rumahnya rusak. Tim verifikasi sekaligus memverifikasi korban di lapangan yang akan mendapatkan hunian tetap.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id