Seorang karyawan toko sedang menata ratusan parsel lebaran di Toko Berkah Jaya Purwokerto, Jawa Tengag, Rabu (6/4). (MI/Tosiani)
Seorang karyawan toko sedang menata ratusan parsel lebaran di Toko Berkah Jaya Purwokerto, Jawa Tengag, Rabu (6/4). (MI/Tosiani)

Bisnis Parsel Lebaran di Purwokerto Menggeliat Lagi

Media Indonesia.com • 06 April 2022 11:27
Purwokerto: Memasuki hari keempat Ramadan, Rabu, 6 April 2022, penjualan parsel untuk Idulfitri 1443 H di Purwokerto, Jawa Tengah, meningkat drastis. Angka penjualan parsel paling tinggi diperkirakan terjadi pada sekitar H-3 lebaran.
 
Janah, 22, salah seorang karyawan di Toko Berkah Jaya Purwokerto, mengatakan, peningkatan penjualan parsel lebaran mulai terlihat semenjak H-4 sebelum Ramadan. Setiap harinya selalu ada yang membeli parsel. 
 
Harga jual parsel di toko tersebut berkisar antara Rp180 ribu hingga Rp360 ribu per bungkus. Tiap bungkus berisi rata-rata tujuh hingga delapan jenis barang kebutuhan lebaran, seperti kue-kue, biskuit, dan sirup. 

"Paling banyak orang yang beli per item barang dalam jumlah besar. Misalnya biskuit, per hari bisa laku sampai 100-an box. Biasanya itu untuk keperluan memberi bingkisan lebaran," kata Janah.
 
Baca juga: Ridwan Kamil Berharap Semangat Ramadan Jadi Titik Balik Kekuatan Negara
 
Menurut Janah, untuk parsel yang sudah dalam kemasan rapi biasanya diambil atau dibawa sendiri oleh konsumen. Namun untuk pembelian parsel senilai minimal Rp2,5 juta, pihak toko bisa mengupayakan service dengan mengantarkan parsel lebaran ke rumah penerima bingkisan. 
 
"Tentu saja kalau parselnya kami antarkan, konsumen tetap akan dikenakan ongkos pengiriman," terang dia.
 
Setiap tahun setiap kali selama Ramadan, katanya, penjualan parsel lebaran selalu menggembirakan. Pada musim yang sama tahun lalu, penjualan parsel dalam kemasan mencapai lebih dari 500 unit. Untuk penjualan barang per item bisa lebih dari 1.000 box.
 
"Namun sewaktu awal pandemi covid-19, kami terdampak juga, penjualan parsel lebaran sempat sepi," ungkapnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>