Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat upacara gelar pasukan Ops Lilin Lodaya 2021, di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 23 Desember 2021.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat upacara gelar pasukan Ops Lilin Lodaya 2021, di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 23 Desember 2021.

Ridwan Kamil Pastikan Jabar Aman saat Natal

P Aditya Prakasa • 23 Desember 2021 10:27
Bandung: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan perayaan Natal akan berjalan dengan aman. Namun dia tetap mengimbau kepada masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.
 
"Situasi laporan dari intelejen laporan dari kemasyarakatan laporan dari semua pihak insyaallah mohon disampaikan Jabar sangat dalam kondusif, sehingga dipersilakan warga Kristiani melaksanakan natal dengan aman dan tenang. Dijamin 1.000 persen keamanannya oleh negara," kata pria yang akrab disapa Emil usai upacara gelar pasukan Ops Lilin Lodaya 2021, di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis, 23 Desember 2021.
 
Sebelumnya, Menteri Agama menginstruksikan agar perayaan natal juga dilakukan secara online maupun langsung. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran covid-19 jenis baru yaitu omicron.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Lahan Relokasi di Lumajang Siap Dibangun Huntara
 
"Namun dalam situasi covidnya belum usai dalam situasi ada ancaman omicorn, dimbau sesuai edaran Menag agar ada kombinasi ibadah secara hybrid dan kapasitas 50 persen," ucap Emil.
 
Emil mengatakan, kepolisian dan TNI telah mendirikan pos pengamanan di titik-titik keramaian. Di setiap pos akan dilakukan pengecekan vaksinasi dan juga tes swab secara acak.
 
"Kita mengetatkan tidak boleh ada perayaan tahun baru, Alun-alun dan ruang publik diimbau untuk ditutup sesuai arahan dari Kapolri selama menjelang tahun baru untuk antisipasi kehadiran potensi kerumunan," lanjut dia.
 
Khusus untuk tempat wisata, Emil menginginkan agar pengguna aplikasi Peduli Lindungi lebih efektif lagi. Hal itu sebagai monitoring pontensi penyebaran covid-19. 
 
"Sebagai dasar untuk menyeleksi orang-orang yang punya potensi covid bisa di screening oleh aplikasinya tersebut dan sudah melakukan vaksinasi dua kali," jelasnya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif