Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Metro TV)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Metro TV)

Khofifah Klaim Distribusi Minyak Goreng Curah Mulai Lancar

Amaluddin • 26 Mei 2022 18:39
Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengeklaim harga minyak goreng (migor) di wilayahnya mulai mendekati harga eceran tertinggi (HET) Rp15.500 per kilogram. Khofifah juga memastikan distribusi migor di pasar tradisional mulai lancar.
 
Hal ini diketahui ketika Khofifah bersama Pangdam V Brawijaya Nurcahyanto dan Kapolda Jatim Nico Afinta, melakukan monitoring stok dan posisi minyak goreng di pasaran. Terutama migor curah yang harganya mulai menurun, bahkan sudah ada yang menjual dengan harga sesuai HET yaitu Rp15.500 per kilogram.
 
"Ini kita bisa temukan di pasar Soponyono Rungkut-Surabaya. Ada yang sudah dijual sesuai standar HET Rp15.500 per kg, ada yang di atas HET Rp16.000 per kg, hingga ada yang Rp16.500 per kg," kata Khofifah, di Pasar Soponyono Surabaya, Kamis, 26 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari hasil pemantauan, Khofifah menegaskan harga migor curah mengalami penurunan, Semula Rp20.000 per kg, turun sesuai HET menjadi Rp15.500 per kg.
 
"Sampai 25 Mei 2022 telah terjadi penurunan harga rata-rata minyak goreng curah Jawa Timur sebesar Rp2.879 atau 14,66 persen," ungkapnya.
 
Baca juga: Pedagang Resah Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut
 
Turunnya harga migor curah sampai mendekati  HET, menurutnya, tidak lepas dari kelancaran suplai migor curah. Saat ini, total kebutuhan migor curah di Jatim sebanyak 34,5 ribu ton, dan suplainya mencapai 19,2 ribu ton per bulan. Artinya, kapasitas suplai mencapai 55,7 persen dari kebutuhan migor curah di Jatim. 
 
"Dengan kata lain, ada yang harus order untuk pengiriman tiga hari sekali mereka bisa mendapatkan suplai minyak goreng curah. Semoga makin hari makin lancar," jelasnya.
 
Khofifah mengatakan produksi migor curah sudah dilakukan oleh 10 industri minyak goreng se-Jatim dengan total 19,2 ribu ton.
 
"Jadi, masih ada kekurangan suplai sehingga kita butuh peningkatan kapasitas produksi  untuk memenuhinya," terang dia.
 
Sementara secara keseluruhan dari monitoring Sistem Informasi Minyak Goreng murah (Simirah), yang terkonfirmasi di 116 pasar tradisional di Jatim, kisaran harga migor masih kisaran Rp16.000 per kg, Rp16.500 hingga Rp16.700 per kg.
 
"Ini akan menjadi bagian dari ikhtiar untuk bisa meningkatkan suplai minyak goreng curah, sebab kalau suplainya lebih besar lagi, HET insyaallah akan lebih merata," jelasnya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif