Aktivitas warga terdampak gempa dan tsunami Palu-Donggala di kawasan pengungsian hunian sementara yang dibangun warga di Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (13/10). ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang.
Aktivitas warga terdampak gempa dan tsunami Palu-Donggala di kawasan pengungsian hunian sementara yang dibangun warga di Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (13/10). ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang.

Jalan Menuju Kuliwali Hanya Bisa Dilalui Motor

Nasional Gempa Donggala
Antara • 24 Oktober 2018 17:47
Sigi: Akses darat menuju Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, masih tertutup pascagempa mengguncang disertai longsor beberapa waktu lalu.

"Aktivitas warga perlahan sudah mulai normal, hanya saja yang menjadi kendala saat ini yaitu akses lalulintas menuju dan dari Kulawi masih tertutup," kata Camat Kulawi, Rolly Bagalatu, seperti dilansir Antara, Rabu, 24 Oktober 2018. 

Saat gempa 7,4 Skala Richter beberapa waktu lalu, menyebabkan longsor dan menutup jalan menuju dan dari Kulawi. Longsor tidak hanya terjadi di satu titik, tetapi di banyak titik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Ada banyak titik longsor yang menutup jalan. Ini juga menjadi kendala serius yang harus ditangani agar akses segera terbuka," jelas Rolly. Akses menuju Kulawi terbuka pada hari kedelapan dan kesembilan pascagempa melanda Kota Palu, Sigi dan Donggala. Sampai saat ini, hanya kendaraan roda dua yang dapat masuk dan keluar Kulawi.

Kondisi ini dibenarkan oleh warga Desa Laone Kecamatan Nujum. Hanya kendaraan roda dua, dan pengendara yang berani yang dapat tembus ke Kulawi.

Warga yang ingin menuju Kulawi atau dari Kulawi ke Palu dan sebagainya harus saling membantu di lokasi longsor.


(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi