Bandung: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, segera menjalani tes virus korona. Tes dilakukan lantaran Emil, sapaan akrabnya, memiliki riwayat kontak dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, yang dinyatakan positif korona.
"Saya insyaallah akan melakukan (tes korona)," ujar Emil, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu, 15 Maret 2020.
Emil mengaku sempat berjabat tangan dengan Menhub Budi Karya saat pesawat yang membawa 68 Anak Buah Kapal (ABK) Diamond Princess mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, pada Minggu, 1 Maret 2020.
Baca juga: Makassar Masih Terbuka untuk Dikunjungi
Menurut Emil pertemuannya dengan Menhub berlangsung singkat, saat keduanya terlibat dalam konferensi pers.
"Selama magrib hingga malam, Pak Menteri hilir mudik ke Indramayu mengecek pelabuhan. Sedangkan saya dan Pak Doni Monardo (Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana) di hotel transit dan baru bertemu saat press conference," ungkap Emil.
Emil menegaskan tidak melakukan perbicangan secara priadi dengan Budi Karya, apalagi kontak fisik. Bahkan, kata Emil, pertemuan dia dengan Menhub sudah terjadi selama lebih dari 14 hari.
"Kejadian di Kertajati kan 1 Maret, kalau pakai teori pemantauan sudah lewat 14 hari juga. Tapi atas nama kebaikan saya akan lakukan (tes), waktu dan teknisnya saya akan sampaikan," pungkas Emil.
Bandung: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, segera menjalani tes virus korona. Tes dilakukan lantaran Emil, sapaan akrabnya, memiliki riwayat kontak dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, yang dinyatakan positif korona.
"Saya insyaallah akan melakukan (tes korona)," ujar Emil, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu, 15 Maret 2020.
Emil mengaku sempat berjabat tangan dengan Menhub Budi Karya saat pesawat yang membawa 68 Anak Buah Kapal (ABK) Diamond Princess mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, pada Minggu, 1 Maret 2020.
Baca juga:
Makassar Masih Terbuka untuk Dikunjungi
Menurut Emil pertemuannya dengan Menhub berlangsung singkat, saat keduanya terlibat dalam konferensi pers.
"Selama magrib hingga malam, Pak Menteri hilir mudik ke Indramayu mengecek pelabuhan. Sedangkan saya dan Pak Doni Monardo (Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana) di hotel transit dan baru bertemu saat
press conference," ungkap Emil.
Emil menegaskan tidak melakukan perbicangan secara priadi dengan Budi Karya, apalagi kontak fisik. Bahkan, kata Emil, pertemuan dia dengan Menhub sudah terjadi selama lebih dari 14 hari.
"Kejadian di Kertajati kan 1 Maret, kalau pakai teori pemantauan sudah lewat 14 hari juga. Tapi atas nama kebaikan saya akan lakukan (tes), waktu dan teknisnya saya akan sampaikan," pungkas Emil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)