Valencya alias Nency Lim, istri yang didakwa setahun penjara karena mengomeli suaminya di Karawang, Jawa Barat (kiri). Metro TV
Valencya alias Nency Lim, istri yang didakwa setahun penjara karena mengomeli suaminya di Karawang, Jawa Barat (kiri). Metro TV

Primetime News

Psikis Istri Omeli Suami di Karawang Labil Gara-gara Dituntut 1 Tahun Penjara

Nasional Kekerasan Kejaksaan jaksa agung kekerasan dalam rumah tangga Kejaksaan Agung
MetroTV • 17 November 2021 05:45
Jakarta: Kondisi psikis Valencya alias Nency Lim, istri yang didakwa setahun penjara karena mengomeli suaminya di Karawang, Jawa Barat (Jabar), diklaim labil. Kuasa hukum menyebut Valencya belum bisa bicara ke publik walau perkaranya sudah diambil alih Kejaksaan Agung.
 
"Kondisi masih kurang stabil, kemarin sudah dituntut satu tahun. Jadi masih agak labil jadi saat ini belum bisa diajak wawancara," ucap kuasa hukum Valencya, Iwan Kurniawan, dalam Primetime News di Metro TV, Selasa, 16 November 2021.
 
Valencya, kata Iwan, mengalami tekanan psikis hingga sempat dirawat di rumah sakit. Bahkan, kliennya tersebut pernah mengalami overdosis obat penenang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sakit karena perkara ini selama dua tahun. Dan masih banyak perkara lain yang dibebankan pada dirinya," ungkap dia.
 
Pada Kamis, 11 November 2021, JPU menuntut Valencya dengan pidana penjara satu tahun di Pengadilan Negeri Karawang. Tuntutan dijatuhkan karena Valencya dinilai melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) psikis terhadap Chan Yung Ching, mantan suaminya.
 
Dalam persidangan, Valencya mengaku marah karena Chan kerap pulang dalam keadaan mabuk. Selain itu, Chan disebut jarang pulang ke rumah.
 
JPU menilai Valencya telah melanggar Pasal 45 Ayat (1) jo Pasal 5 huruf b Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT. Tuntutan itu berpolemik.
 
Kejasaan Agung langsung melakukan eksaminasi perkara. Jaksa yang terlibat dinilai tidak bekerja baik. Perkara tersebut langsung diambil alih Kejagung dan ditangani langsung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana. (Mentari Puspadini)
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif