Petugas gabungan membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran air Sungai Cikeas, di kawasan Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. (Foto: Antara/Risky Andrianto)
Petugas gabungan membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran air Sungai Cikeas, di kawasan Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. (Foto: Antara/Risky Andrianto)

Tumpukan Sampah Bambu Kali Cikeas Sulit Diurai

Nasional sampah menumpuk
Gana Buana • 16 Oktober 2019 19:24
Bekasi: Personel gabungan pembersihan Bendung Koja Bekasi, Jawa Barat, kesulitan membersihkan sampah bambu dan pohon yang melintang di aliran sungai. Padahal 150 personel diturunkan untuk melakukan pembersihan sungai.
 
“Fokus kami memang membuka ‘kuncian’ sampah bambu di ujung supaya sampahnya bisa digelontorkan, mengalir,” ungkap Ketua Komunitas Peduli Cikeas Cileungsi Puarman, Rabu, 16 Oktober 2019.
 
Menurut Puarman, pembersihan sampah sudah dibantu alat berat. Namun belum membuahkan hasil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan sampah bambu bukan hanya di permukaan. Bambu bahkan batang pohon besar menyumbat saluran sungai hingga ke dasar.
 
"Jadi memang perlu usaha dan waktu ekstra untuk memindahkannya,” kata dia.
 
Puarman mengatakan tim baru berhasil mengevakuasi 20 batang pohon besar dan mengangkut empat truk sampah bambu. Operasi pembersihan masih akan berlanjut hingga 'kuncian' terbongkar sisa sampah bambu bisa dihanyutkan.
 
"Sampah bambu yang digelontorkan nanti akan diangkut di titik sekitar hulu Kali Bekasi atau bantaran perumahan Kemang Pratama," ucapnya.
 
Tumpukan sampah di Kali Cikeas mulai dibersihkan sejak Selasa, 15 Oktober 2019. Sampah dipastikan bakal menghambat aliran air saat musim hujan, terutama di Bendung Koja, Kota Bekasi.
 
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menambahkan, sampah bambu yang menumpuk di Bendung Koja perlu diangkut menggunakan alat berat. Sebab, jumlah sampah bambu tersebut relatif banyak
 
“Kalau dibersihkan secara manual, memang memakan waktu lama bisa sampai berbulan-bulan,“ kata Rahmat.
 
Rahmat mengatakan, tumpukan sampah bambu tersebut masih ada sekitar 160 meter. Pihaknya pun mengusahakan peminjaman alat agar operasi pembersihan selesai lebih cepat.
 
Nantinya, sampah bambu di Sungai Cikeas akan didorong ke aliran Sungai Bekasi di sekitar Perumahan Kemang Pratama. Barulah di sana akan diangkut menggunakan alat berat.
 
“Kita sedang mengusahakan long arm, kalau perlu kita pinjam ke DKI karena DKI kan di Banjir Kanal Timur banyak, kalau memang kita buntu kita pinjam ke Pak Gubernur (Anies),” tandas dia.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif