NEWSTICKER
Presiden Jokowi usai memantau bendungan Kamijoro. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Presiden Jokowi usai memantau bendungan Kamijoro. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Bendungan Kamijoro Menjamin Ketersediaan Air

Nasional bendungan
Ahmad Mustaqim • 31 Desember 2019 11:34
Kulon Progo: Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Kamijoro yang berada di antara Kecamatan Sentolo, Kulon Progo dengan Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Bendungan yang dibangun di aliran Sungai Progo diharapkan bisa memberikan banyak manfaat bagi warga.
 
"Harapannya bendungan Kamijoro bisa dimanfaatkan masyarakat. Ini sangat penting membangun ketahanan pangan. Menjamin ketersediaan air untuk kegiatan pertanian masyarakat," kata Jokowi, Selasa, 31 Desember 2019.
 
Jokowi mengatakan keberadaan bendungan bisa meningkatkan intensitas pertanian warga di Kulon Progo dan Bantul. Bendungan bisa mengairi sekitar 2.370 hektare lahan pertanian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia melanjutkan warga bisa menanam padi minimal dua kali dalam setahun dengan adanya bendungan tersebut. Bendungan pun bisa memasok kebutuhan air baku untuk masyarakat dan operasional Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo.
 
"Di bendungan Kamijoro ini ada taman bermain dan jembatan sangat indah. Saya kira ini bisa sekaligus jadi tempat wisata," katanya.
 
Dia mengingatkan warga untuk merawat bendungan Kamijoro. Terutama soal pendangkalan bendungan.
 
"Terutama terkait sedimentasi. Dikeruk, diperbaiki kedalamannya jadi air selalu terjaga dengan baik," jelasnya.
 
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadi Moeljono mengatakan bendungan Kamijoro dibangun pertama sekitar tahun 1927. Pada 2000-an, bendungan ini hanya dilengkapi dengan bronjong untuk mengalirkan air ke terowongan.
 
Namun, lanjutnya, bronjong penahan air ambrol karena aktivitas penambangan pasir. Pemerintah kemudian mulai membangun terowongan itu.
 
"2015 belum bisa mengalir ke terowongan, kita bikin bendung. Kita angkat ke hulu sedikit kemudian muka air naik, mengalir ke terowongan. 2015 kita bikin desain. 2016 kita bangun. 2018 selesai," katanya.
 
Warga Bantul bisa memanfaatkan air bendungan Kamijoro dengan debit 25 liter per detik. Sementara, debit air yang bisa dimanfaatkan warga Kulon Progo sebesar 475 liter per detik.
 
"Anggaran bendungan ini menghabiskan Rp229 miliar. Ke depan kita siapkan sarana untuk bisa mendapatkan air dari sini," jelasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif