Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai bertemu atlet senam asal Kediri, Shalfa Avrila Siani, di Gedung Negara Grahadi. (Medcom.id/Amal).
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai bertemu atlet senam asal Kediri, Shalfa Avrila Siani, di Gedung Negara Grahadi. (Medcom.id/Amal).

Khofifah: Pelatih Senam Harus Minta Maaf ke Shalfa

Nasional SEA Games 2019 Filipina
Amaluddin • 02 Desember 2019 20:35
Surabaya: Gubernur Khofifah Indar Parawansa mendesak pelatih senam meminta maaf kepada atlet senam asal Kediri, Shalfa Avrila Siani. Atlet senam asal Jatim ini mendadak dipulangkan pelatih dari Sea Games 2019 di Filipina, karena sudah tidak perawan.
 
"Saya minta tolong pelatih senam, kalau betul melakukan itu segeralah minta maaf. Saya tidak ingin ada trauma muncul bagi atlet junior seperti yang menimpa Shalfa ini," kata Khofifah, usai bertemu Shalfa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin, 2 Desember 2019.
 
Menurut Khofifah, psikis Shalfa yang mengakibatkan trauma pasca disebut tidak perawan. Oleh karena itu, Khofifah meminta Shalfa menenangkan diri dengan mendekatkan diri pada Tuhan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya sampaikan pertama tenangkan hatimu, karena pasti butuh psychosocial theraphy. Social punishment itu berat, saya tadi rembukan sama Pak Airlangga (Ketua KONI Jatim), pada dasarnya di Puslatda ada psikolognya. Sehingga psychososial theraphy penting. Saya pesan cara menenangkan hati dengan banyak berzikir," kata Khofifah.
 
Khofifah berulangkali menyampaikan bahwa Shalfa masih trauma, pasca mendadak dipulangkan dari Sea Games 2019 di Filipina karena tidak perawan. Salah satu indikasinya, kata Khofifah, Shalfa mengaku saat ini belum kepikiran untuk kembali menjadi atlet.
 
"Apakah kemungkinan dia akan di Puslatda pada PON yang akan datang, mungkin Shalfa masih membutuhkan waktu untuk memberi keputusan. Juga ibunya, mereka butuh waktu untuk diputuskan," kata Khofifah.
 
Khofifah heran Shalfa dipulangkan dari Sea Games karena dinilai sudah tidak perawan. Padahal, kata Khofifah, harusnya prestasi menjadi pertimbangan penting seorang atlet, bukan karena keperawanan.
 
"Kalau memang karena prestasinya menurut standar record yang ada, kandidat atlet ini ndak bisa dilanjutkan, fine. Karena itu adalah kewenangan cabor. Tentu ini adalah kritik dan koreksi untuk kita semua, bahwa di dunia keolahragaan kita, harus dilakukan pembenahan supaya apa yang kita jadikan pertimbangan utama prestasi sang atlet (bukan masalah keperawanan," kata Khofifah.
 
Khofifah juga mengaku telah memberikan tawaran pendidikan ke Shalfa, namun Shalfa memilih untuk tetap melanjutkan studinya di Kediri. Khofifah mengaku sudah koordinasi dengan Wali Kota Kediri, agar membantu Shalfa untuk bisa terus belajar.
 
"Saya sampaikan apakah Shalfa mau tetap sekolah di kediri atau pindah ke tempat lain?. Ternyata Shalfa ingin tetap sekolah di Kediri. Insyaallah ada SMA negeri yang akan jadi tempat di mana Shalfa sekolah. Karena ini SMA koordinasinya di pemprov. Tapi harus nunggu proses admin dulu," kata mantan Menteri Sosial (Mensos) itu.
 
Sementara itu, Ketua KONI Jatim, Erlangga Satriagung meminta semua pihak segera mengakhiri polemik Shalfa. Hal itu demi kepentingan dan kelanjutan nasib Shalfa agar bisa kembali beraktivitas dan mempersiapkan diri menyongsong even-even lain yang sudah ada di depan mata.
 
"Kami akan menyiapkan psikolog untuk melakukan recovery psikologi. Tim pelatih juga kita minta untuk mendatangi keluarga dan meminta maaf apabila benar-benar mengeluarkan statemen yang menggegerkan tersebut," ujarnya.
 
Di sisi lain, Erlangga tidak sepakat jika ada pihak-pihak yang akan mendorong polemik Shalfa ke ranah hukum, karena yang bersangkutan justru bakal dirugikan. Sebab, Shalfa harus rela menjalani proses tersebut, sehingga pendidikan dan latihan sebagai atlet akan terbengkalai.
 
"Atlet itu manusia super. Kalau dia telat berlatih maka kemampuannya akan menurun. Ini yang tidak kita kehendaki," kata Erlangga.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif