Tangerang: Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap kekosongan blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) bisa segera diatasi. Jajaran Pemkot Tangsel melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mengaku siap jika pengadaan blangko KTP-el diserahkan Pemerintah Pusat ke Daerah.
"Sebenarnya Gubernur Banten Pak WH (Wahidin Halim) sudah mengusulkan itu (pengadaan blangko KTP-el oleh daerah), tapi memang tidak segampang itu," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dedi Budiawan, saat dikonfirmasi, Senin, 28 Oktober 2019.
Menurut Dedi saat ini Pemerintah Pusat juga tengah mencari cara agar perubahan kewenangan pengadaan blangko KTP-el yang semula ditangani pusat bisa ditangani Pemerintah Daerah. Dedi yakin jika Pemerintah Daerah diberikan wewenang untuk mencetak blangko, kebutuhan masyarakat di daerah bisa diatasi dengan mudah.
"Asal tahu saja, saat ini pemerintah pusat juga sedang mencari perubahan aturan regulasi jika memang aturan pengadaan blangko akan diserahkan ke daerah," jelas Dedi.
Tangerang: Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap kekosongan blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) bisa segera diatasi. Jajaran Pemkot Tangsel melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mengaku siap jika pengadaan blangko KTP-el diserahkan Pemerintah Pusat ke Daerah.
"Sebenarnya Gubernur Banten Pak WH (Wahidin Halim) sudah mengusulkan itu (pengadaan blangko KTP-el oleh daerah), tapi memang tidak segampang itu," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dedi Budiawan, saat dikonfirmasi, Senin, 28 Oktober 2019.
Menurut Dedi saat ini Pemerintah Pusat juga tengah mencari cara agar perubahan kewenangan pengadaan blangko KTP-el yang semula ditangani pusat bisa ditangani Pemerintah Daerah. Dedi yakin jika Pemerintah Daerah diberikan wewenang untuk mencetak blangko, kebutuhan masyarakat di daerah bisa diatasi dengan mudah.
"Asal tahu saja, saat ini pemerintah pusat juga sedang mencari perubahan aturan regulasi jika memang aturan pengadaan blangko akan diserahkan ke daerah," jelas Dedi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)