Suasana pasca-kebakaran di Unit Plant 5 PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Balikpapan, (Metro TV)
Suasana pasca-kebakaran di Unit Plant 5 PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Balikpapan, (Metro TV)

Penyebab Kebakaran Kilang Pertamina Balikpapan Diselidiki Labfor

MetroTV • 16 Mei 2022 16:08
Balikpapan: Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) akan menurunkan tim Inafis Laboratorium Forensik (Labfor) untuk menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran di Unit Plant 5 PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Balikpapan, pada Minggu, 15 Mei 2022. Satu orang meninggal dan 5 lainnya mengalami luka bakar.
 
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf mengatakan tim Inafis Laboratorium Forensik (Labfor) didatangkan dari Polda Jatim ke Balikpapan pada Selasa, 17 Mei 2022.
 
"Dalam kejadian ini, seorang pekerja kontraktor Pertamina meninggal dunia dan malamnya sudah dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara. Pagi harinya jenazah diterbangkan ke kampung halaman di Medan Sumatra Utara didampingi Pertamina," ujar Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejodalam, Senin, 16 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Ledakan di Kilang Balikpapan, 1 Tewas
 
Ia melanjutkan, lima orang lainnya yang mengalami luka bakar rata-rata di tangan dan kaki. Tiga orang masih dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan dan 2 orang yang mengalami luka ringan dirawat di Poliklinik Pertamina.
 
Yusuf mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut. Dari beberapa kejadian kebakaran di Kilang Balikpapan, terutama setelah Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) dimulai, kejadian ini yang pertama kali membawa korban meninggal dunia.
 
Sebelumnya, kejadian yang berhubungan dengan Pertamina adalah kebakaran di laut akibat tumpahan minyak pada 2018, mengakibatkan lima orang meninggal dunia. Kejadian selanjutnya, jangkar kapal Ever Judger tersangkut pipa bawah laut dan menariknya hingga patah, mengakibatkan 40 ribu barel minyak mentah menyembur ke Teluk Balikpapan dan Selat Makassar. (Muhammad Hilmansyah/Yuchri P)

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif