Sapi di Gresik yang terjangkit PMK. Dokumentasi/ Metrotv
Sapi di Gresik yang terjangkit PMK. Dokumentasi/ Metrotv

Pemkab Gresik Larang Jual Beli Hewan Kurban di Jalanan

Clicks.id • 14 Juni 2022 10:03
Gresik: Pemkab Gresik, Jawa Timur, melarang penjualan hewan kurban di jalanan menjelang Iduladha. Keputusan ini dilakukan setelah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) makin meluas.
 
Data dari Dinas Pertanian Kabupaten Gresik menyebut per 12 Juni, 3.700 ternak yang terjangkit PMK dari total populasi ternak sapi mencapai 4.232.
 
Syakur, salah satu peternak sapi di Desa Gredek mengungkapkan PMK ini bisa disembuhkan. Terbukti dari total 21 ternak sapi miliknya yang terjangkit PMK, kini sudah sembuh semua.

"Tinggal menyisakan satu ekor saja yang masih belum sembuh. penyembuhan bisa dilakukan dengan melakukan pengobatan rutin dengan pantauan dari dinas terkait," kata Syukur di Gresik, Selasa, 14 Juni 2022.
 
Baca: Ternak yang Terpapar PMK di Jepara Terus Naik
 
Dari jumlah ribuan ternak sapi yang terjangkit PMK,  tersebar di 96 desa di 14 kecamatan dari total 18 kecamatan di Kabupaten Gresik. Sedangkan tingkat kesembuhan pmk juga tinggi mencapai 779 ternak dan kematian 98 ekor.
 
Untuk mengurangi penyebaran wabah PMK, Pemkab Gresik  melarang adanya penjualan hewan kurban di jalanan dan juga di lahan terbuka.  Jual beli hewan kurban hanya diperbolehkan dilakukan di kandang peternak.
 
Selain itu, Pemkab Gresik juga mendirikan pos penyekatan di perbatasan agar alur distribusi ternak bisa dibatasi.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan