Seseorang sedang memasang pengeras suara di sebuah masjid. AFP/C Mahyuddin
Seseorang sedang memasang pengeras suara di sebuah masjid. AFP/C Mahyuddin

PWNU Jabar Sosialisasikan Aturan Pengeras Suara di Tempat Ibadah

Antara • 01 Maret 2022 12:44
Jabar: Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat menyosialisasikan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di masjid dan musala kepada masyarakat setempat. Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad mengatakan sosialisasi itu bakal dilakukan secara intensif.
 
"Sosialisasi ini diperlukan agar masyarakat memahami secara menyeluruh. Kita siap sosialisasikan. Kita akan berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Jabar dan ormas lainnya," kata Juhadi, Selasa, 1 Maret 2022.

 
Juhadi mengatakan pedoman soal pengeras suara masjid itu sangat penting untuk menjaga situasi kondusif serta rukun di tengah kemajemukan. Menurutnya, apa yang tertuang dalam surat edaran tersebut positif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 
Sosiolog Unair Nilai Penertiban Aturan Penggunaan Pengeras Suara Masjid Tepat
 
"Ketentuannya sangat positif, sejalan dengan visi PWNU Jabar untuk terus merawat persaudaraan dan harmoni sosial, serta mewujudkan ketenteraman, ketertiban, dan kenyamanan bersama," kata Juhadi.
 
Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan pengaturan terkait penggunaan pengeras suara di masjid. Hal ini bertujuan agar hubungan antar-umat beragama lebih harmonis.
 
"Surat edaran ini dikeluarkan dengan tujuan agar tidak ada umat agama lain yang terganggu. Kita tahu itu syiar agama Islam, silahkan gunakan toa, tapi tentu harus diatur. Diatur bagaimana volumenya tidak boleh keras, maksimal 100 desibel," kata Yaqut.
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif