Tangerang: Pemerintah Kota Tangerang Selatan, berharap sektor usaha dapat bertumbuh positif di masa pemulihan ekonomi saat ini. Diharapkan sektor swasta mampu menyerap tenaga kerja honorer di pemerintahan yang terancam dihapuskan.
"Kita pikirkan nanti di sektor swasta apa di ekonomi kreatif, bisa membuka lapangan pekerjan. Semakin banyak investor masuk kan, semakin banyak lapangan pekerjaan. Jadi msyarakat mindednya engga hanya kerja di Pemerinyah kota, tapi mereka bisa swasta," kata Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan di Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Selasa 7 Juni 2022.
Pilar mengakui, Pemkot Tangsel masih mencari solusi terkait rencana penghapusan Aparatur sipil negara (ASN) honorer tahun depan. Untuk itu, dia berharap sektor swasta dan ekonomi kreatif dapat tumbuh lebih cepat agar mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak.
Baca: 7.000 Pegawai Honor Pemkot Tangsel Menanti Kepastian Status
"Dimana-mana semua Pemkot sedang memikirkan itu, yang penting jangan sampai pengangguran meningkat gara-gara (penghapusan honorer) kita lihat saja, mudah-mudahan ada solusi selain (alih status) PPPK," terang dia.
Dengan aturan baru Kemenpan RB itu, dia berharap ada solusi agar tenaga honor di Tangsel, bisa tetap bekerja.
"Kami berharap ada aturan aturan yang bisa menampung. Makanya swastanya harus hidup, kalau swastanya hidup engga hanya mengandalkan kerja di Pemerintah," ucap dia.
"Yang penting masyarakat kita mau capek, mau kerja. Inikan jadi masalah ada orang yang mau digaji, tapi tidak mau kerja. Tapi Insyaallah di Tangsel, tidak seperti itu," ungkapnya.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan