Suasana saat pembakaran ban mewarnai aksi penolakan kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD Kota Malang.
Suasana saat pembakaran ban mewarnai aksi penolakan kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD Kota Malang.

Mahasiswa Malang Bakar Ban Demo Tolak Penaikan Harga BBM

Daviq Umar Al Faruq • 05 September 2022 18:28
Malang: Ratusan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi menolak penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di depan Gedung DPRD Kota Malang, Jawa Timur, Senin, 5 September 2022. Demo yang dijaga oleh ratusan personel pengamanan ini sempat diwarnai dengan aksi bakar ban.
 
Aksi ini dilakukan oleh para mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang dan PD Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Malang. Demo berlangsung sejak pukul 13.30 WIB hingga pukul 15.30 WIB.
 
Sekretaris Jenderal KAMMI Malang, M Ariz Pratama, mengatakan, aksi ini digelar untuk menyuarakan tiga aspirasi sebagai respons penaikan harga BBM bersubsidi. Pertama, massa aksi menolak adanya kenaikan harga BBM bersubsidi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kedua, kami mendesak pemerintah mengendalikan barang barang pokok. Ketiga, mendesak pemerintah menunda proyek strategis nasional yang tak berdampak langsung bagi masyarakat untuk dialihkan ke subsidi BBM," paparnya. 
 
Baca: Mahasiswa di Palembang Gelar Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Ini Tuntutannya

Pada demo kali ini, massa aksi juga menuntut agar Menteri ESDM, Menteri BUMN, Menteri Keuangan hingga Dirut PT Pertamina untuk dicopot dari jabatannya. 
 
Di sela-sela demo, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika tampak menemui massa aksi. Ia mengaku akan meneruskan aspirasi dari para mahasiswa tersebut ke pemerintah pusat. 
 
"Kami bersama seluruh fraksi yang ada di DPRD Kota Malang juga menolak kenaikan harga BBM. Namun kami hanya bisa mengusulkan. Maka ayo sama sama bergerak melalui pengurus besar masing masing organisasi," katanya.
 
Sementara itu, salah seorang peserta demo diketahui terluka saat aksi berlangsung. Ia terluka usai tersambar api dari ban yang dibakar selama aksi.
 
Korban sempat berlari dengan api yang berkobar di punggungnya dan juga rambutnya. Beruntung, api bisa dipadamkan, namun insiden itu menyebabkan korban mengalami luka bakar di bagian leher belakang hingga punggung.
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif