Imigrasi Tahuna Tangkap 2 WN Filipina

Mulyadi Pontororing 31 Mei 2018 13:45 WIB
wna ilegal
Imigrasi Tahuna Tangkap 2 WN Filipina
ilustrasi Medcom.id
Manado: Kantor Imigrasi Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, menangkap dua warga Filipina yang masuk dan tinggal di wilayah Sangihe. Mereka ditangkap karena tak memliki dokumen perjalanan dan izin tinggal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tahuna James Sembel mengatakan penangkapan dilakukan saat operasi dalam rangka melakukan pengawasan dan penegakan. "Mereka tinggal di Pulau Beeng Darat, Kecamatan Tabukan Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe," kata James, Kamis, 31 Mei 2018, di Tahuna.

Dia menjelaskan, kedua WN Filipina tersebut diamankan lantaran berada di wilayah Indonesia tanpa memiliki dokumen perjalanan dan izin tinggal yang sah atau masih berlaku.


Dari hasil interogasi, keduanya mengaku asal, Kiamba, Filipina. Mereka masuk ke Indonesia tanpa melalui jalur resmi dan menetap secara ilegal di Sangihe kurang lebih tahun bersama kerabatnya di wilayah Pulau Beeng Darat.

James juga menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Filipina di Manado terkait verifikasi kewarganegaraan kedua WNA tersebut.

"Dan pihak Konjen Filipina telah menyatakan bahwa dua orang WNA yang diamankan atas nama Marlon Ansar dan Jani Ansar adalah warga negara Filipina," ungkapnya.

Saat ini, lanjut James, kedua WN Filipina tersebut telah ditempatkan di Ruang Detensi Imigrasi Tahuna untuk selanjutnya akan dikenakan tindakan administrasi keimigrasian berupa pendeportasian ke negaranya.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id