Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melepas keberangkatan 384 jemaah haji dari kelompok terbang (kloter) 11 nasional asal Kabupaten Tangerang diberangkatkan menuju asrama haji Pondok Gede, Kamis, 25 Mei 2023. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melepas keberangkatan 384 jemaah haji dari kelompok terbang (kloter) 11 nasional asal Kabupaten Tangerang diberangkatkan menuju asrama haji Pondok Gede, Kamis, 25 Mei 2023. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir

Perdana, 384 Jemaah Haji Kloter 11 Asal Kabupaten Tangerang Dilepas ke Asrama Haji

Hendrik Simorangkir • 25 Mei 2023 19:22
Tangerang: Sebanyak 384 jemaah haji dari kelompok terbang (kloter) 11 nasional asal Kabupaten Tangerang diberangkatkan menuju asrama haji Pondok Gede, Jakarta. Nantinya mereka akan diterbangkan ke Tanah Suci pada keesokan harinya.
 
"Ini pemberangkatan kloter pertama dari Kabupaten Tangerang, dengan jumlah jemaah 384 orang. Ditambah petugas sembilan orang, jadi totalnya 393 orang dilepas ke embarkasi Pondok Gede," kata Kepala kantor wilayah Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, Ade Baijuri, Kamis, 25 Mei 2023.
 
Baca: Calon Haji Tertua Asal Jatim Berusia 119 Tahun

Menurut Ade jemaah haji dari Kabupaten Tangerang terdapat tujuh kali keberangkatan, dengan jumlah total yang diberangkatkan ke Tanah Suci pada tahun ini sebanyak 1.984 jemaah.
 
"Ada tujuh kali pemberangkatan, lima kloter nyusul dan dua gabungan. Mereka diberangkatkan esok hari melalui Bandara Soekarno-Hatta menuju Madinah," jelasnya.

Ade menuturkan usia tertua jemaah haji Kabupaten Tangerang yang diberangkatkan berusia 99 tahun dan termuda 18 tahun. Untuk jemaah lanjut usia (lansia) terdapat 123 orang.
 
"Jemaah lansia akan mendapatkan pelayanan khusus. Karena tahun ini ada progam penyelenggaraan haji yang ramah lansia yang digulirkan Menteri Agama," ungkapnya.
 
Ade menambahkan terdapat 120 jemaah haji pada tahun ini di wilayahnya yang gagal atau menunda keberangkatannya ke Tanah Suci.
 
"Yang gagal berangkat karena ada keperluan mendesak, sakit permanen dan termasuk meninggal dunia. Kemudian ada juga yang menunda karena belum melunasi BPIH," ujarnya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan