Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)

Ganjar Dorong Penyelenggaraan Halaqah Kebangsaan di Sekolah

Lukman Diah Sari • 25 Desember 2022 15:25
Magelang: Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mendorong penyelenggaraan Halaqah Kebangsaan di sekolah-sekolah untuk menguatkan fondasi bangsa. Hal itu disampaikan Ganjar usai mengisi Halaqah Kebangsaan bersama Menko Polhukam Mahfud MD.
 
Halaqah Kebangsaan adalah diskusi para tokoh agama yang bertujuan membahas permasalahan kehidupan berbangsa dan bernegara terkini. Ganjar menerangkan pelajar bisa menyaksikan itu.
 
"Saya sih berharap ada itu masuk ke sekolah-sekolah. Sehingga nanti sekolah itu secara sistematis, mereka akan mendapatkan ilmu yang benar, pelaksanaannya baik, teladannya ada," kata Ganjar di Pondok Pesantren Roudlotut Thullab Wonosari Prajegsari, Kabupaten Magelang, Jateng, Minggu, 25 Desember 2022.

Ganjar menjelaskan para siswa bisa belajar bagaimana tokoh agama berbangsa, bernegara, dan beragama melalui Halaqah Kebangsaan. Menurut Ganjar, ini adalah bekal berharga bagi para siswa.
 
"Sehingga kalau kemudian dasarnya kuat, cara mendeliver pesannya bagus, dan wajah damainya itu ada, maka ini akan menjadi penguatan fondasi kita dengan berbangsa dan bernegara," kata Ganjar.

Baca: Haul ke-13 Gus Dur, Santri Turut Doakan Ganjar Jadi Presiden


Jika bekal itu sudah dimiliki siswa, Ganjar menyebut seluruh persoalan bangsa bisa dihadapi generasi yang akan datang. Seperti tantangan digital, energi, hingga persoalan pangan.
 
"Kalau fondasinya kuat, maka cara ngisinya. Bagaimana menghadapi dunia digital, bagaimana menghadapi energi, bagaimana menghadapi lingkungan, bagaimana menghadapi air ya, termasuk pangan, itu betul-betul bisa dicontoh dengan baik," jelas Ganjar.
 
Ganjar berharap Halaqah Kebangsaan bisa memberikan pelajaran terbaik untuk generasi penerus bangsa. Ganjar pun berharap generasi muda dapat menjaga persatuan dan kemajuan Indonesia.
 
"Sehingga anak dan generasi muda itu akan didorong bagaimana mewujudkan impian pembukaan Undang-Undang Dasar, bukan mencari persoalan masa lalu dari semua yang berbeda itu," ungkap Ganjar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>