Wali Kota Bogor, Bima Arya. Medcom.id/ Rizky Dewantara
Wali Kota Bogor, Bima Arya. Medcom.id/ Rizky Dewantara

Pemkot Bogor Buat Skema Lalin ke Pasar Kebon Kembang

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 Protokol Covid-19
Rizky Dewantara • 04 Mei 2021 17:45
Bogor: Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui satgas covid-19 akan menerapkan beberapa skema lalu lintas menuju Pasar Kebon Kembang, yang menjadi destinasi favorit masyarakat saat lebaran.
 
Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengatakan skema tersebut akan disosialosasikan secara bertahap kepada masyarakat.
 
"Pasar Kebun Kembang setiap lebaran selalu mendapat atensi khusus dari Pemkot Bogor, karena kerap terjadi kesemrawutan lalu lintas dan padatnya pengunjung. Tahun ini atensi yang kami berikan akan lebih tegas dalam penerapan prokes agar tidak terjadi lonjakan kasus covid-19," kata Bima saat sidak di Pasar Kebon Kembang Bogor, Selasa 4 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pelarangan Mudik, Jumlah Penumpang Bus di Solo Turun
 
Bima menjelaskan Pemkot Bogor berupaya mencegah adanya kenaikan kasus covid-19 saat lebaran. Pihaknya menghimbau agar semua masyarakat tidak lalai dan lengah menerapkan protokol covid-19.
 
Menurutnya tempat-tempat yang menjadi fokus pencegahan virus covid-19 yaitu di pusat perbelanjaan dan pasar-pasar tradisional Kota Bogor. Atas dasar itu Satgas covid-19 Kota Bogor akan memberikan skema lalin menuju pasar tradisional yang akan dilakukan oleh petugas gabungan.
 
"Kita sekarang fokus mencegah kerumunan dan mobilitas wadi pusat perbelanjaan dan pasar-pasar tradisional. Maka warga harus taat betul dalam melakukan aktifitas saat Lebaran," jelasnya.
 
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menerangkan dalam skema lalin yang akan diterapkan oleh satgas covid-19 Kota Bogor. Pertama untuk akses menuju Pasar Kebon Kembang, hanya ada dua arah, yakni dari Jalan Dewi Sartika dan Jalan Sawo Jajar.
 
Kemudian untuk akses jalan keluar hanya melalui Jalan Pengadilan. Dan jika Jalan Dewi Sartika mengalami kepadatan maka pihaknya akan membatadi kendaraan pribadi melintas, yang boleh melintas hanya angkutan umum saja dan kendaraan online," kata Susatyo kepada Medcom.id.
 
Untuk lalu lintas menuju Pasar Kebon Kembang pada pagi hari hingga pukul 12:00 WIB, kendaraan pribadi diperbolehkan melintas dan jam 12:00 WIB hingga sore hanya kendaraan umum saja yang boleh melintas, namun ini sifatnya situasional.
 
"Angkot aturan tetap sama hanya 50 persen mengangkut penumpang dan tidak boleh menunggu penumpang hingga penuh. Lima orang maksimal mereka harus jalan, tidak boleh ngetem," ungkapnya.
 
Sementara untuk kendaraan bongkar muat di Pasar Kebon Kembang jam operasionalnya dimulai pukul 00:00 WIB hingga 09:00 WIB, selebihnya tidak boleh bongkar muat di bahu jalan.
 
"Terakhir, pada ruas jalan di kawasan Pasar Kebon Kembang harus bisa dilalui kendaraan darurat seperti ambulans, pemadam kebakaran dan sebagainya," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif