KRI Pulau Renyut 711 ANT/R Rekotomo
KRI Pulau Renyut 711 ANT/R Rekotomo

KRI Pulau Rengat 711 Sisir Perairan Kalimantan, Mampu Deteksi Logam

Budi Ismanto • 29 Desember 2014 12:05
medcom.id, Banjarmasin: Kapal Republik Indonesia Pulau Rengat 711 dikerahkan untuk menyisir perairan di sekitar pantai barat dan selatan Kalimantan, Senin (29/12/2014). Kapal tersebut mempunyai keahlian mendeteksi logam dalam perairan sehingga diharapkan membantu proses pencarian di sekitar wilayah tersebut.
 
Kapal pemburu ranjau itu jadi andalan Satuan Kapal Penyapu Ranjau Komando Armada Timur TNI AL. "Diharapkan bisa membantu dalam proses pendeteksian logam apabila keadaan terburuk terjadi dari pesawat ini yakni seandainya diduga terjatuh ke dasar laut," kata Kolonel Haris Bima, Komandan Pangkalan Angkatan laut Banjarmasin, Kalimantan Selatan, hari ini.
 
Selain mengirim KRI Pulau Rengat 711, Lanal Banjarmasin juga memerintahkan seluruh anggota di 13 pos untuk ikut melakukan pencarian hingga keberadaan AirAsia QZ8501 ditemukan.

Pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak Minggu (28/12/2014) pukul 06.17 WIB, dalam perjalanan dari Bandara Juanda menuju Bandara Changi, Singapura. Kemenhub dan otoritas lainnya memperkirakan pesawat itu hilang kontak di antara Pulau Belitung dan Kalimantan.
 
Menurut manifes AirAsia, pesawat mengangkut 162 orang terdiri dari 138 orang dewasa, 16 anak-anak, satu bayi, dan tujuh kru.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JCO)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan