Ilustrasi: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Ilustrasi: Antara/Indrianto Eko Suwarso

Langka! Pencuri di Jogja Ini Kembalikan Motor Curiannya dan Minta Maaf

Patricia Vicka • 09 April 2015 13:57
medcom.id, Yogyakarta: Aneh tapi nyata. Inilah yang dilakukan oleh seorang pencuri sepeda motor di Yogyakarta. Pria yang mengaku bernama Ahmad Dani Saputra tersebut mengembalikan sepeda motor curiannya beberapa hari usai beraksi.
 
Tidak hanya itu, dia juga menyelipkan sepucuk surat berisi permintaan maaf di sepeda motor berpelat AB 2664 NY.
 
Uniknya, pada surat permintaan maaf ini, dia menyertakan alamat rumahnya. Surat itu berisi, "Maafkan saya sudah mencurinya. Nama: Ahmad Dani Saputra. Jalan Malioboro Simpang Sarkem."

Pemilik motor, Fabriyan Azhar, mengaku kaget sekaligus geli melihat aksi polos sang pencuri.
 
Dia menuturkan, motornya hilang pada Kamis (2/4/2015). Dua hari kemudian, motor tersebut ditemukan kembali di dekat rumahnya.
 
"Kejadiannya Kamis minggu lalu. Motor saya parkir di depan rumah. Saat mau cari makan abis maghrib, sepeda motor sudah hilang," ujar Febriyan di rumahnya di Jalan Amerta VII Nomor 5 RT 7 Rw 23, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, Rabu (8/4/2015).
 
Dia kemudian melapor ke tetangganya yang kebetulan anggota Polres Mlati Sleman dan segera ditindaklanjuti. Dua hari berselang, dia mendapat kabar motornya ditemukan di gereja dekat rumahnya.
 
"Waktu saya cek ke lokasi penemuan ternyata ini motor saya. Eh, saya menemukan surat ini diselipin dalam besi-besi motor di dekat cantolan barang," tutur ayah dua putri tersebut.
 
Dia dan para tetangga segera tertawa ketika membaca surat permohonan maaf tersebut. "Lucu saja rasanya dari musibah jadi hiburan. Saya bersyukur si pencuri mau mengembalikannya. Mungkin dia spontan ngambil terus menyesal sudah ambil jadi dibalikin kembali," kata dia sambil tersenyum.
 
Sementara itu, di tempat terpisah, Kapolsek Mlati, Kompol Sarwendo membenarkan adanya kejadian kriminal lucu tersebut. "Tanggal 2 April ada laporan kehilangan. Kami segera bertindak dengan melakukan razia. Dua hari kemudian kami dapat kabar ada sebuah motor diparkir di halaman gereja. Babinkamtibnas segera memberitahu pemilik motor," papar Sarwendo.
 
Menurut dia, tingkat pencurian motor di daerah Mlati memang tergolong tinggi dibandingkan wilayah lainnya. "Selama tahun 2014 ada 47 kasus pencurian motor di polsek Mlati. Tapi sejak 1 April ini kami melakukan tindakan untuk menekan angka pencurian ini salah satunya dengan cara meningkatkan patroli di jam rawan pencurian," ungkap dia.
 
Kini motor korban telah dikembalikan dan polisi masih tetap berusaha mencari pelaku pencurian motor ini.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(BOB)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan