Basarnas Evakuasi Delapan Jenazah di Petobo
Anggota tim Basarnas membersihkan peralatan usai mengevakuasi jenazah korban likuifaksi di Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (26/10/2018). ANTARA FOTO/BasriMarzuki.
Palu: Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu kembali mengevakuasi delapan jenazah di lokasi likuefaksi Kelurahan Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, 31 Oktober 2018.

"Kami menurunkan dua tim melakukan evakuasi dibantu warga setempat, " kata Kepala Basarnas Palu Basrano saat dihubungi, Rabu, 31 Oktober 2018.

Basrano menyebut, personel yang dikerahkan sebanyak 10 orang dibantu potensi SAR lainnya sebanyak 13 orang. Total yang melakukan pembersihan di lokasi likuefaksi 23 orang, proses evakuasi dilakukan secara manual.


Selain itu, Basarnas juga menurunkan satu unit truk pengangkut personel, dua unit mobil trail untuk membantu proses evakuasi.

Dari delapan jenazah itu, tujuh jenazah telah diketahui identitasnya, antara lain Nur Intan, 41, Sifa Nasila perempuan 13 tahun, Linda perempuan 50 tahun, Lasri perempuan 23 tahun, Ikbal laki-laki 25 tahun, Azila perempuan 3 tahun, dan Siti Ria perempuan 69 tahun.

Satu jenazah lagi belum diketahui identitasnya. Jenazah baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.30 Wita menggunakan peralatan manual.

"Ketujuh jenazah yang dievakuasi telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan, proses evakuasi dimulai pukul 10.15 Wita," jelas Basrano.

Basrano menjelaskan evakuasi dilakukan berdasakan laporan warga sehingga tim SAR langsung bergerak menuju titik jenazah ditemukan. Hingga kini total korban dievakuasi oleh Tim Basarnas sebanyak 957 orang, 86 selamat dan 871 meninggal dunia.

Bencana gempa bumi bermagnitudo 7,4 pada Skala Richter menyulut tsunami dan likuefaksi meluluh lantakan Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala, dua ribu lebih korban jiwa dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id