Pesawat Lion Air tergelincir di Bandara Djalaludin Gorontalo. (ANT/Adiwinata Solihin)
Pesawat Lion Air tergelincir di Bandara Djalaludin Gorontalo. (ANT/Adiwinata Solihin)

Evakuasi Lion Air di Bandara Djalaludin Tersendat

Nasional kecelakaan pesawat pesawat tergelincir
Antara • 30 April 2018 11:50
Gorontalo: Pesawat Lion Air JT 892 yang tergelincir di bahu landasan pacu Bandara Djalaludin, Gorontalo, pada Minggu 29 April 2018 malam, belum dievakuasi. Proses evakuasi masih menunggu peralatan dari tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
 
"Tim KNKT akan datang dan membawa peralatan untuk mengevakuasi pesawat, minimnya alat evakuasi membuat kami kesulitan karena roda depan pesawat patah," ujar Kepala Bandara Djalaludin Power Silaholo, Senin 30 April 2018.
 
Ia mengungkapkan tim KNKT akan terbang ke Manado, Sulawesi Utara, dan
menggunakan jalan darat menuju Gorontalo selama delapan jam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Peralatan dari KNKT akan digunakan untuk menarik pesawat," kata dia.
 
Power akan mengondisikan pesawat ATR untuk membawa peralatan itu, namun harus melihat beban yang akan dibawa. Penutupan Bandara dilakukan hingga Rabu, 2 Mei 2018, pukul 07.00 WITA.
 
Baca: Bandara Gorontalo Ditutup hingga 2 Mei 2018
 
Sementara itu, ratusan calon penumpang yang menggunakan beberapa maskapai pernebangan belum mengetahui adanya penutupan sementara Bandara Djalaludin Gorontalo setelah tergelincirnya pesawat Lion Air JT 892.
 
Sejak Senin pagi, penumpang berdatangan dan menanyakan kejelasan ke pihak maskapai untuk menjadwalkan ulang keberangkatan atau mengganti uang tiket.
 
"Saya baru tahu pagi ini saat datang di bandara, tidak ada pemberitahuan,"
ujar seorang penumpang, Rahman, di Bandara Djalaludin.
 
Senada, Sugianti yang akan menuju Jakarta mengaku kecewa karena tak memperoleh informasi sebelum datang ke Bandara Djalaludin. Dia sudah menanyakan nasibnya ke pihak maskapai.
 
"Kata mereka belum bisa berangkat dan tidak pasti kapan bisa dibuka kembali, tapi kami sudah mendapat kompensasi," kata Sugianti.

 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif