Upaya Entaskan Daerah Tertinggal

Kemendes PDTT Fasilitasi Budi Daya Rumput Laut

M Studio 26 April 2018 15:42 WIB
Berita Kemendes PDTT
Kemendes PDTT Fasilitasi Budi Daya Rumput Laut
Rombongan Kemendes PDTT meninjau budidaya rumput laut di Pulau Seira, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Senin, 23 April 2018 (Foto:Dok)
Maluku: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memiliki prioritas mengentaskan daerah tertinggal. Salah satu daerah yang dibidik ialah Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Kabupaten Maluku Tenggara Barat merupakan salah satu dari 16 Kabupaten Prioritas terintegrasi di Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu (PDTu). 

Kemendes PDTT memfasilitasi pengembangan budi daya rumput laut sejak 2017, yaitu dengan memberikan bibit rumput laut jenis cottoni sebanyak 200 kilogram, pembangunan 50 petak budi daya, para-para, gudang penyimpanan, serta sarana pendukung berupa mesin kapal kapasitas 9 HP sebanyak 30 unit, dan pendampingan masyarakat bekerja sama dengan Universitas Pattimura Ambon.


"Cara ini juga sebagai upaya mewujudkan ekonomi desa dengan program Produk Unggulan Kawasan Perdesaan yang merupakan salah satu dari empat program prioritas Kemendes PDTT," kata Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu (PDTu), Johozua M. Yoltuwu, dalam keterangan tertulis yang diterima medcom.id/Medcom.id, Kamis, 26 April 2018.



Untuk memastikan bantuan tersebut berdaya guna, Johozua memimpin rombongan Kemendes PDTT meninjau budidaya rumput laut di Pulau Seira, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Senin, 23 April 2018.

Dengan penuh semangat, para petani di sana menyambut rombongan, kemudian memanen rumput laut. 

"Saat ini kita memanen lebih kurang 4 ton rumput laut. Sebelum panen, hanya sekitar 200 kilogram saja dalam bentuk bibit," ujar Johozua.



(ROS)