Kepala Bidang Humas Polda DIY, Komisaris Besar Yuliyanto. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Kepala Bidang Humas Polda DIY, Komisaris Besar Yuliyanto. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Polda DIY Fokus Kikis Kejahatan Jalanan

Nasional kejahatan
Ahmad Mustaqim • 21 Februari 2020 14:47
Sleman: Polda Daerah Istimewa Yogyakarta berjanji memberantas praktik kejahatan jalanan seperti klithih hingga premanisme. Kepala Bidang Humas Polda DIY, Komisaris Besar Yuliyanto, mengatayakan proses pemberantasan akan dilakukan bertahap.
 
"Premanisme sebisa mungkin kita kikis. Dilanjutkan proses hukum untuk efek jera," kata Yuliyanto di kawasan Desa Tlogoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Jumat, 21 Februari 2020.
 
Yuliyanto menjelaskan kasus klithih dan sejumlah kasus kejahatan jalanan terjadi berulang kali di Yogyakarta. Bahkan hingga menewaskan sejumlah orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Catatan Polda DIY, ada sebanyak 40 kasus yang ditangani pada 2019 hingga Januari 2020. Dari 40 kasus itu, total jumlah tersangka sebanyak 81 orang, yang terdiri dari 57 pelajar dan sisanya pengangguran.
 
Teranyar Polres Kulon progo menangkap pelaku kejahatan jalanan pada 18 Februari 2020. Dalam kasus itu, dua warga Kulon Progo mengalami luka di tangan dan kepala. Satu terduga pelaku masih dalam pengejaran.
 
Menurut Yuliyanto salah satu penyebab munculnya kejahatan jalanan yakni mengonsumsi minuman keras (miras). Ia mengatakan opemerintah telah mengatur penjualan miras.
 
"Beberapa penjual (miras) yang sudah dipidana kembali menjual lagi. Miras cara peredarannya diatur pemerintah. (Penjual miras) ilegal tidak mengantongi izin menjual minuman beralkohol. Itu (miras) salah satu sumber awal kriminalitas atau keributan di jalanan," jelas Yuliyanto.
 
Ia menegaskan jajarannya terus berusaha mengurangi potensi kejahatan jalanan. Ia memperkirakan proses ini tak bisa langsung cepat selesai.
 
"Apa yang dilakukan Polda semoga bisa mengikis tindakan (kejahatan jalanan) itu. (Polda DIY) masih memikirkan berbagai langkah untuk mengurangi kejahatan jalanan," pungkas Yuliyanto.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif